Senin, Januari 26, 2026

Naik Tipis, Kredit Perbankan Tumbuh 8,1 Persen di 2017

Must Read

Moneter.co.id – Pertumbuhan
tahunan kredit perbankan sepanjang 2017 sebesar 8,1% (
year to year), naik tipis dibandingkan pertumbuhan kredit 2016 yang tercatat 7,8% (year to
year
), sejalan dengan proyeksi Bank Indonesia (BI) di batas bawah proyeksi pertumbuhan
kredit 8% – 10%.

“Pertumbuhan kredit
2017 sebesar 8,1% setahun penuh. Namun, yang luar biasa sekali adalah
pembiayaan dari pasar modal juga meningkatnya luar biasa,” kata Deputi
Gubernur Bank Indonesia Erwin Rijanto di Jakarta, Jumat (12/01).

Di sisi lain, Erwin
menyebutkan, pembiayaan yang disalurkan bagi kegiatan ekonomi melalui instrumen
surat utang tumbuh pesat, dan mengkompensasi lambannya pertumbuhan kredit
perbankan. Pertumbuhan pembiayaan di pasar modal sepanjang 2017, menurut Erwin,
lebih dari 35%.

“Sehingga kalau kita
jumlah itu akan jauh lebih besar. Kira-kira hampir sekitar 11 persen karena
pasar modal kita di atas 35%,” katanya.

Namun Erwin tidak merinci
pendorong pertumbuhan kredit di akhir 2017.

Sementara Ketua Dewan
Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso memperkirakan
pertumbuhan kredit 2017 masih berpeluang menyentuh dua digit atau 10%.

Pasalnya, kata Wimboh, pada akhir 2017 pertumbuhan penyaluran kredit menggeliat
karena permintaan dari korporasi maupun individu meningkat. 

Wimboh menyebut kredit konsumsi dan kredit modal kerja menjadi penopang
pertumbuhan kredit pada akhir tahun.

“Namun memang masih missed 
jika berdasarkan Rencana Bisnis Bank yang sebesar 11,8%. Tapi masih mendekati
dua digit untuk pertumbuhannya,” ujarnya.

Bank Indonesia dan OJK sama-sama memproyeksikan pertumbuhan kredit perbankan
pulih pada 2018, karena kondisi ekonomi domestik yang membaik dan konsolidasi
perbankan yang segera tuntas. Kedua regulator memperkirakan pertumbuhan kredit
perbankan mencapai 10% hingga 12% (year
to year
) pada 2018.

 

(HAP/Ant)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Hadirkan Saham AS, Kini Diversifikasi Aset Lebih Praktis di Satu Aplikasi Valbury

Perusahaan pialang berjangka, Valbury Asia Futures (Valbury) memulai langkah di awal 2026 ini dengan memperkuat layanan multi aset di...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img