NetApp® (NASDAQ: NTAP), perusahaan infrastruktur kecerdasan data, mengumumkan peningkatan pada platform data kelas enterprise miliknya yang membantu pelanggan menghilangkan hambatan dalam inovasi AI.
Selain mendukung inovasi terbaru dari NVIDIA yang diumumkan dalam ajang GTC, NetApp juga meluncurkan NetApp AI Data Engine (AIDE)—sebuah platform data AI terpadu dan aman yang dikembangkan bersama NVIDIA serta terintegrasi dengan desain referensi NVIDIA AI Data Platform.
Salah satu tantangan mendasar dalam AI adalah memungkinkan perusahaan untuk menemukan, memahami, dan mengelola data yang mereka miliki di seluruh ekosistem data global. Jika data adalah bahan bakar bagi AI, maka kemampuan untuk menemukan dan memanfaatkan data terbaik menjadi kunci dalam mewujudkan AI yang benar-benar transformatif. NetApp AIDE membantu perusahaan menjawab kebutuhan ini melalui katalog metadata global yang dibuat secara otomatis dan terus diperbarui, dilengkapi dengan kemampuan pencarian yang canggih.
Yang tak kalah penting, katalog metadata NetApp AIDE melampaui metadata sistem file standar dengan secara aktif menganalisis konten file untuk memperkaya metadata secara semantik langsung di tempat penyimpanan data, tanpa perlu memindahkan data berulang kali yang dapat menambah risiko keamanan maupun biaya. Metadata yang telah diperkaya ini memungkinkan perusahaan untuk menemukan, mengkurasi, memanfaatkan, dan mengelola data guna memastikan penggunaan data yang tepat dan paling mutakhir di seluruh pipeline data AI, mulai dari tahap pemilihan dan transformasi, hingga pengambilan dan penyajian untuk aplikasi dan agen AI.
“Meski investasi besar telah dilakukan dan tekanan pasar untuk memanfaatkan AI dalam meningkatkan produktivitas serta kualitas pengambilan keputusan bisnis semakin tinggi, tantangan terkait data justru menjadi hambatan yang memperlambat proyek bahkan sebelum mencapai tahap produksi,” ujar Syam Nair, Chief Product Officer di NetApp. “Untuk kembali mengendalikan data mereka, pelanggan membutuhkan platform data kelas enterprise yang matang, yang sejak awal dirancang secara ter disagregasi dan cerdas, sehingga penyimpanan, layanan, dan kontrol dapat berkembang secara independen tanpa ketergantungan. Dengan memanfaatkan platform data NetApp, termasuk NetApp AIDE dan dukungan terhadap kapabilitas AI terdepan dari NVIDIA, kami membantu pelanggan membangun AI factory kelas enterprise yang didukung oleh platform penyimpanan terpadu berkinerja tinggi dari NetApp.”
NetApp AIDE akan diluncurkan bulan ini untuk gelombang awal pelanggan dan mitra lighthouse, dengan ketersediaan yang lebih luas dijadwalkan hadir pada awal musim panas. Sebagai pendukung kuat ekosistem teknologi terbuka, NetApp juga akan terus menghadirkan integrasi dengan berbagai mitra ISV, baik di lingkungan on-premises maupun cloud, guna menyediakan integrasi yang mendalam dan mulus yang sangat penting bagi pelanggan dalam mengoperasikan beban kerja AI di tahap produksi.
Contoh integrasi dengan mitra ISV yang akan segera tersedia mencakup platform dan framework pengembangan aplikasi AI terkemuka yang dibangun di atas layanan hyperscale cloud, seperti aplikasi AI berbasis Microsoft Azure, platform Vertex AI dari Google Cloud, serta LangChain. Integrasi ini memungkinkan pelanggan untuk dengan cepat membangun aplikasi AI yang secara aman memanfaatkan data enterprise mereka yang tidak terstruktur, yang secara berkelanjutan dipersiapkan agar siap untuk AI langsung di tempat.
Dalam beberapa bulan ke depan, NetApp AIDE akan diperluas untuk mendukung semakin banyak opsi deployment, sehingga memberikan fleksibilitas infrastruktur yang lebih luas bagi pelanggan. AIDE merupakan rangkaian solusi perangkat lunak terintegrasi yang dalam waktu dekat dapat dijalankan pelanggan pada berbagai pilihan server, guna menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pelanggan.
Sebagai contoh, pelanggan akan dapat menggunakan NetApp AIDE di seluruh ekosistem data mereka dengan GPU terbaru NVIDIA RTX PRO™ 4500 Blackwell Server Edition yang diumumkan di ajang NVIDIA GTC, serta NVIDIA RTX PRO 6000 Blackwell Server Edition. NetApp AIDE juga akan segera diperluas untuk mendukung deployment langsung ke berbagai lingkungan penyimpanan NetApp, baik yang baru maupun yang sudah ada, termasuk AFF A-Series, AFF C-Series, dan FAS.
Selain itu, pada musim panas ini, NetApp AIDE akan menambahkan sejumlah kapabilitas baru. Dukungan hybrid cloud yang lebih luas akan menghadirkan kapabilitas NetApp AIDE ke data enterprise di mana pun data tersebut berada dan secara mulus di seluruh lingkungan on-premises maupun cloud. NetApp AIDE juga akan berkembang dengan menghadirkan kapabilitas data multimodal baru yang memperluas cakupan kemampuannya untuk mencakup data visual, sehingga membuka berbagai skenario penggunaan baru yang kuat pada beragam data tidak terstruktur. Selain itu, dukungan Agentic AI yang andal akan memungkinkan alur kerja agentic yang mulus, aman dan terkelola pada data enterprise di seluruh ekosistem data global NetApp dengan tetap mendukung protokol populer yang menjadi standar industri.
“Melalui kemitraan ini, Netapp dan Cisco menghadirkan infrastruktur kelas enterprise yang mempercepat adopsi AI,” ujar Jeremy Foster, SVP dan GM, Cisco Compute. “FlexPod AI, bagian dari portofolio Cisco AI POD, menghadirkan seluruh rangkaian kapabilitas, mulai dari komputasi, penyimpanan, jaringan, keamanan, hingga observabilitas yang dibutuhkan pelanggan untuk membangun AI factory mereka. Pemanfaatan NetApp AIDE dalam solusi ini memungkinkan AI dibawa langsung ke data pelanggan, tepat di lokasi data tersebut berada, sehingga mempercepat pipeline data dan menghadirkan nilai bisnis dengan lebih cepat.”
Untuk semakin meningkatkan kemampuan platform data NetApp dalam mendukung inovasi AI, NetApp akan mendukung NVIDIA STX, sebuah arsitektur referensi penyimpanan modular berskala rack untuk agentic AI. Dibangun dengan NVIDIA Vera Rubin dan NVIDIA BlueField-4 DPU, STX akan menghadirkan mesin data berkinerja tinggi dengan lapisan memori khusus untuk penyimpanan KV-cache, sehingga meningkatkan efisiensi daya, throughput, dan keamanan.
Dengan memanfaatkan kapabilitas manajemen data NetApp dalam arsitektur referensi baru ini, pelanggan akan mampu menjembatani kesenjangan antara komputasi AI berskala besar dan penyimpanan data tidak terstruktur melalui sentralisasi pengelolaan data yang cerdas.
“Permintaan mendasar terhadap AI factory mendorong perusahaan untuk menemukan cara baru dalam mengelola dan memanfaatkan ekosistem data mereka yang sangat besar guna menghasilkan nilai bisnis,” ujar Jason Hardy, Vice President, Storage Technologies di NVIDIA. “Melalui integrasi dengan arsitektur referensi NVIDIA AI Data Platform, NetApp menyediakan kerangka kerja bagi perusahaan untuk mengelola data secara efisien dalam mendukung deployment AI berskala besar.




