Selasa, Maret 3, 2026

NTT Bakal Bangun Jembatan Berisi Turbin yang Hasilkan Tenaga Listrik 300 MW

Must Read

Moneter.co.id – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) tengah membangun jembatan yang berisi turbin dan mampu menghasilkan tenaga listrik hingga 300 MW. Jembatan ini memiliki panjang 800 meter yang menghubungkan wilayah Larantuka dan Adonara.  

Gubernur NTT Frans Lebu Raya mengatakan, pembangunan jembatan yang diberi nama Palmerah Pancasila ini memiliki banyak fungsi. Nantinya, Jembatan Palmerah Pancasila tidak hanya menjadi jalur penyeberangan masyarakat NTT di kota wilayah itu.

“Jembatan ini nanti menjadi konektivitas antar pulau, lalu sumber energi, dan akan menjadi objek pariwisata. Selama ini masyarakat selalu nyebrang dengan perahu kecil, dengan ada jembatan maka akan lebih nyaman dari pulau ke pulau,”

Ia menjelaskan, masyarakat tak perlu lewat laut, keamanan dan keselamatan mereka lebih bagus. 

Keberadaan turbin di bawah jembatan, kata Frans, merupakan cara Pemprov NTT menghadirkan energi baru terbarukan di wilayahnya. Melalui kekuatan arus laut yang dimiliki wilayah itu, maka mampu menghasilkan energi yang besar. Dengan begitu, tidak ada lagi kekurangan listrik di NTT. 

“Sekarang baru 57 persen (terpenuhi) kebutuhan dari listrik rumah tangga. Nah kalau nanti jadi itu sebenarnya bisa memenuhi kekurangan keseluruhan rumah tangganya,” jelasnya.

Tambahan listrik itu juga nantinya mampu menghadirkan banyak investor ke wilayah itu. Karena, industri yang mereka bangun tak perlu khawatir dengan keterpenuhan listrik yang ada. “Dengan penambahan listrik ini maka industri akan masuk (ke NTT),” terangnya.

Mengenai pembangunan proyek jembatan ini sendiri, lanjut Frans, dikerjakan oleh tiga pihak. Yakni mulai dari pemerintah pusat, provinsi dan swasta. “Pembangunnya nanti oleh pihak ketiga, investor. Menurut mereka anggarannya sekitar 175 juta USD untuk jembatan dan listrik hingga rampung,” lanjutnya.

Frans berharap proyek Jembatan Palmerah Pancasila tak mengalami kendala, sehingga masyarakat NTT bisa menikmati langsung keberadaannya. 

“Pembangunan kontruksi itu 18 bulan. Ini jembatan belum ada (di Indonesia) dan pertama kali, diharapkan sukses dan menjadi contoh tempat lain,” ucap Frans.

Rep.Hap

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Hitachi Vantara Pimpin Pangsa Pasar Storage Eksternal OEM Premium di Asia Pasifik Kuartal III 2025

Hitachi Vantara, anak perusahaan Hitachi, Ltd. yang bergerak di bidang penyimpanan data, infrastruktur, dan manajemen hybrid cloud (TSE: 6501),...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img