Minggu, Maret 1, 2026

OnlinePajak Tunjuk Gita Wirjawan Sebagai Komisaris

Must Read

Moneter.co.id – OnlinePajak
sebagai penyedia jasa aplikasi perpajakan yang telah diresmikan oleh Direktorat
Jenderal
(Dirjen) Pajak
mengumumkan Gita Irawan Wirjawan sebagai Komisaris
di perusahaan
aplikasi sistem perpajakan tersebut untuk memberikan arahan
dan nilai strategis yang lebih dalam menjalankan perusahaan.

Gita
Wirjawan
yang pernah menjabat sebagai Kepala Badan
Koordinasi Penanaman Modal

(BKPM)
ini
sudah
malang melintang di dunia investasi. Pada Oktober 2011, ia didaulat menjadi
Menteri Perdagangan
(Mendag),
saat itu UU Perdagangan berhasil
disetujui oleh DPR yang merupakan sebuah penanda signifikan untuk Indonesia
setelah dalam kurun waktu 80 tahun menggunakan UU peninggalan Belanda.

Menurut
pria lulusan Harvard University itu, demi mencapai target pengumpulan pajak
Indonesia sebesar 1.423,9 triliun di 2018, perlu adanya kerja sama yang baik
dari pemerintah, pengusaha, dan penyedia jasa aplikasi sebagai penyokong
teknologi di sistem perpajakan.
 

“Kami
siap berkontribusi sebagai bagian dari reformasi pajak membantu pemerintah dari
segi teknologi demi memajukan Indonesia,”
kata
Gita di Jakarta, Senin (
08/01).

Pria
kelahiran 21 September 1965
ini
menambahkan, dukungan Automatic Exchange of Information (AEoI) bakal sangat
berpengaruh terhadap penerimaan pajak. Melalui AEoI basis pajak dapat meningkat
dan tak ada lagi praktik penghindaran pajak serta erosi perpajakan  di tahun ini. Begitu pula dengan penguatan
data dan sistem informasi perpajakan.

“Kita
tidak bisa mendahului teknologi, namun bisa berjalan berdampingan dengan
perkembangannya. Artinya, sistem perpajakan harus benar-benar canggih dan
menggunakan teknologi terkini, sehingga semua bisa lebih cepat dan efektif
seperti yang diusung OnlinePajak,”
ujar Gita.

Sementara, pendiri
OnlinePajak Charles Guinot berharap dengan bergabungnya Gita Wirjawan dengan
OnlinePajak dapat menularkan energi positif bagi perusahaan. Pada 2017,
OnlinePajak berhasil mengumpulkan pajak lebih dari 40 triliun. “Kami yakin
dapat berkontribusi lebih baik lagi bagi Indonesia dan menargetkan pengumpulan
pajak lebih banyak lagi,” kata Charles.

Sekedar informasi, OnlinePajak telah mengantongi ISO sistem manajemen
keamanan informasi, membantu perusahaan untuk mempersiapkan, menyetor, dan
melapor pajak melalui satu aplikasi terpadu, yang sepenuhnya terhubung dengan
sistem Direktorat Jenderal Pajak.

Aplikasi ini membuat pembayaran pajak menjadi
mudah, cepat, dan efisian
.
Hanya
butuh
waktu
lima menit untuk melakukannya,  dan bukan
221 jam seperti
waktu
rata-rata yang diperlukan untuk menyelesaikan semua pembayaran pajak secara
benar dan sesuai dengan aturan dalam setiap tahunnya (studi Paying Taxes 2017 yang dilakukan Bank
Dunia dan PricewaterhouseCoopers). Tak dapat dipungkiri,
memperlancar proses perpajakan pada akhirnya akan membantu meningkatkan
kepatuhan dan pendapatan pajak negara.

Saat ini, OnlinePajak telah dipercaya
lebih dari 500 ribu penggunanya sebagai penyedia jasa aplikasi, termasuk di
antaranya Garuda Indonesia, Telkomsel, Waskita Karya, Go-Jek, Bank Mandiri, PT
Astra Otoparts Tbk, dan Huawei Tech Investment.

 

(TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sambut Ramadan 2026, Grand Travello Hotel Bekasi Hadirkan Showcase Kuliner dan Paket Spesial

Grand Travello Hotel menggelar Ramadan Showcase 2026 sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berkualitas bagi masyarakat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img