Moneter.id – PasarPolis mengembangkan teknologi hingga mengklaim
menjadi perusahaan pertama dan satu-satunya di Indonesia yang menyedikan fitur
klaim instan dan tidak rumit untuk produk asuransinya.
“Salah satu keluhan yang paling umum dari
pemegang polis adalah proses klaim asuransi yang rumit dan memakan waktu.
Bahkan, setelah mengurus berkas yang diperlukan, masih ada kemungkinan klaim ditolak
oleh perusahaan asuransi,” kata founder dan CEO PasarPolis, Cleosent
Randing, Selasa (12/2).
Menurut Randing, fitur klaim instan dihadirkan agar
setiap pelanggan bisa mendapatkan hak mereka dengan cepat, tanpa direpotkan
dengan dokumen dan syarat berbelit.
Berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI),
saat ini baru 6,6% masyarakat Indonesia yang memiliki polis asuransi. Selain
karena literasi asuransi yang masih rendah sebesar 15,7%, asuransi
dipersepsikan sebagai produk keuangan yang mahal dan tidak terlalu dibutuhkan.
Persyaratan klaim asuransi yang rumit juga membuat
pemegang polis ragu untuk menggunakan asuransi. Startup
asuransi
ini pun meluncurkan berbagai produk asuransi dengan premi terjangkau bagi
seluruh kelas masyarakat, mulai dari harga Rp25 ribu. Lalu, berkat fitur klaim
instan ala Pasarpolis, pemegang polis bisa mengajukan klaim asuransi secara
otomatis menggunakan kecanggihan teknologi.
Saat ini, fitur klaim instan telah terintegrasi
dengan maskapai Citilink dan semua maskapai penerbangan di JD.ID. Jika
sewaktu-waktu pelanggan PasarPolis mengalami penundaan keberangkatan (delay),
proses klaim asuransi akan diproses secara otomatis, sehingga pelanggan tidak
perlu menyiapkan dokumen pencairan apa pun.
Randing yakin bahwa sistem tersebut dapat menjawab
kebutuhan masyarakat Indonesia, terutama generasi milenial yang memiliki gaya
hidup serba instan. “Di era teknologi ini, semua orang ingin
sesuatu yang cepat, instan, dan praktis. Begitu juga dengan pencairan klaim
asuransi, kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik tanpa merepotkan
pelanggan,” katanya.
“Saat pesawat saya mengalami penundaan lebih
dari 4 jam, saya langsung mendapatkan notifikasi via SMS untuk melakukan klaim
instan. Tanpa perlu dokumen yang ribet, saya langsung memasukkan data yang
diperlukan dan berhasil mencairkan klaim dengan mudah,” kata Maram Humaid,
seorang pelanggan PasarPolis.
Dengan pendekatan seperti itu, sejauh ini PasarPolis
telah membukukan lebih dari 100.000 pembeli asuransi penerbangan dan ratusan
pencairan klaim setiap bulannya. Pada periode kuartal keempat 2018, PasarPolis
mencatatkan premi sebesar Rp50 miliar dan lebih dari 1 juta polis asuransi yang
terjual.
Pada 2019, PasarPolis menargetkan penjualan premi
senilai Rp350 miliar. “Dalam waktu dekat, kami akan menawarkan lebih
banyak fitur klaim instan di mitra bisnis kami, seperti asuransi perjalanan
dengan Kereta Api Indonesia. Selain fitur klaim instan, kami juga sedang mempersiapkan
peluncuran real-time claim,” tambah Cleosent.




