Moneter.id – PT Yelooo Integra Datanet Tbk (Passpod) menjalin
kemitraan dengan Asuransi Simas Insurtech. Kerjasama ini dalam rangka
menghadirkan lebih banyak nilai tambah dari penjualan produk perjalanannya
kepada pengguna,
“Dengan kemitraan ini, pengguna bisa lebih mudah
membeli produk asuransi perjalanan dari Simas Insurtech melalui aplikasi maupun
situs web Passpod,” kata CEO Passpod, Hiro Whardana.
Melalui kerjasama inovatif ini, pelanggan Passpod
yang didominasi oleh kalangan millenial tak perlu repot mencari produk asuransi
perjalanan ke platform lain karena sudah bisa membelinya langsung melalui
aplikasi maupun situs web Passpod yang dapat dilakukan berbarengan dengan
penyewaan modem untuk keperluan perjalanan liburan mereka.
“Perjalanan liburan seharusnya menjadi
pengalaman yang menyenangkan, karena itu Passpod ingin menambah kenyamanan para
pelanggan dengan menambah fitur pembelian asuransi. Produk dan kesiapan
teknologi dari Asuransi Simas Insurtech tentunya akan memudahkan para pelanggan
kami untuk membeli asuransi perjalanan, terutama dari generasi millennial yang
diprediksi akan menjadi pasar utama industri pariwisata pada 2019,” ujar
Hiro Whardana.
Sementara, Teguh Aria Djana selaku CEO dari Asuransi
Simas Insurtech menambahkan kemitraan ini merupakan salah satu cara yang
efektif untuk menawarkan produk asuransi perjalanan ke pasar yang tepat,
mengingat transaksi sewa modem untuk kebutuhan internet luar negeri di platform
Passpod mencapai ribuan orang setiap bulannya.
“Pasar yang dibidik oleh Passpod kurang lebih
sama seperti target pasar kami untuk produk asuransi perjalanan. Kemitraan ini
tentunya akan menguntungkan kedua belah pihak. Produk asuransi perjalanan dari
Asuransi Simas Insurtech akan mendapatkan lebih banyak exposure dengan hadir di
platform Passpod, sementara Passpod bisa menawarkan lebih banyak produk yang
relevan bagi pelanggan mereka,” kata Teguh.
Saat ini, asuransi perjalanan dari Simas Insurtech
menawarkan perlindungan komprehensif yang berlaku untuk perjalanan domestik
maupun internasional. Bahkan untuk perjalanan rute internasional, Asuransi
Simas Insurtech telah menyediakan manfaat klaim untuk ketidaknyamanan selama
perjalanan diantaranya, kehilangan atau kerusakan bagasi & harta benda
pribadi, Keterlambatan bagasi (minimum 12 jam), kerterlambatan perjalanan
(minimum 6 jam), kehilangan deposit dan pembatalan perjalanan, pembajakan
pesawat, kehilangan dokumen perjalanan dan ketidaksesuaian penerbangan
lanjutan.
Sebelumnya, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI)
mencatat premi asuransi aneka (di dalamnya termasuk asuransi perjalanan)
mencapai Rp2,62 triliun pada akhir 2017. Hingga akhir 2018 kemarin, AAUI
memprediksi premi asuransi aneka bisa naik lebih dari sepuluh persen secara year on year.
Meningkatnya minat masyarakat untuk membeli asuransi
perjalanan tak lepas dari inovasi perusahaan asuransi yang menerbitkan asuransi
perjalanan dengan jangkauan komprehensif. Tak hanya menanggung risiko
meninggal, cacat, dan biaya pengobatan akibat kecelakaan, asuransi perjalanan
kini juga menanggung risiko keterlambatan jadwal penerbangan, kehilangan
bagasi, kegagalan penerbangan, dan sebagainya.




