Kamis, Maret 12, 2026

Pembangunan IKN Tidak Merusak Hutan Karena…

Must Read

Moneter.id Jakarta – Pembangunan Ibu
Kota Nusantara (IKN) tidak merusak hutan karena dibangun di hutan monokultur.
Demikian dikatakan Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam IKN
Myrna Asnawati Safitri, Minggu (28/1/2024).

“Lokasi
sekarang yang digunakan untuk pembangunan IKN itu hutan monokultur. Meski tidak
ada IKN, tetap akan ditebang tiap 6-7 tahun untuk industri kertas. Jadi, IKN
tidak merusak alam,” jelasnya.

Kata Myrna,
hutan Kalimantan yang disebut sebagai heart
of Borneo
terbentang dari barat sampai utara. Namun, lokasi IKN tidak
termasuk dalam wilayah tersebut. Lokasi pembangunan IKN hanya terhubung sebagai
bagian dari ekosistem.

Di sisi
lain, Myrna menyoroti pemahaman mengenai definisi hutan. Pasalnya, dia menyebut
terdapat definisi yang berbeda mengenai hutan.

“Kalau
orang Jakarta mungkin ada pohon sedikit sudah disebut hutan, tapi kalau orang
Kalimantan tidak. Jadi, itu tergantung bagaimana kita mendefinisikan hutan,”
ujar dia.

Myrna
menyebut pembangunan IKN yang menggunakan hutan hanya mencakup 40 ribu hektare
dari 252 ribu hektare seluruh lahan untuk IKN, di mana 40 ribu hektare tersebut
merupakan hutan monokultur.

“Lokasi pembangunan
sekarang sebagian besar di hutan monokultur, jadi tidak merusak hutan. Kalau
konversi, tergantung definisinya,” tutup Myrna.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sustainability Bond Tahap II Bank bjb, Catat Permintaan Hingga Rp932,4 Miliar

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) menawarkan Sustainability Bond Tahap II dengan permintaan investor telah mencapai...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img