Minggu, Maret 1, 2026

Pembukaan TIIMM G20, Mendag: Momentum Tepat Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Dunia Secara Merata

Must Read

MONETER
– Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menegaskan, Trade, Investment, and Industry Ministerial Meeting (TIIMM) G20
menjadi momentum tepat dalam meningkatkan kesejahteraan secara merata, bagi
masyarakat dunia. Khususnya, dalam menghadapi ancaman krisis pangan, krisis
energi, yang dapat berimbas pada krisis keuangan.


Hal
ini disampaikan Mendag Zulkifli Hasan dalam pembukaan TIIMM di Badung, Bali,
pada hari ini, Kamis (22/9/2022). Pertemuan yang digelar pada 21-23 September
ini dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto,
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil
Lahadalia, dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.


“Perdagangan,
investasi, dan industri harus menjadi bagian dari solusi global. Bersama kita
akan membangun kembali kepercayaan di antara negara G20 dalam menghadapi tantangan
ekonomi global terkini,” kata Mendag Zulkifli Hasan.

 

Mendag
Zulkifli Hasan menyebut, TIIMM mengangkat enam isu prioritas. Pertama adalah
reformasi organisasi perdagangan dunia (WTO). Kedua, peran sistem perdagangan
multilateral dalam memperkuat tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
Ketiga, respons perdagangan, investasi dan industri dalam mengatasi pandemi dan
mendukung arsitektur kesehatan global. Keempat, perdagangan digital dan rantai
nilai global berkelanjutan. Kelima, peningkatan investasi berkelanjutan untuk
pemulihan ekonomi global. Keenam, yaitu industrialisasi yang inklusif dan
berkelanjutan melalui industri 4.0.

“Saya
mengundang para Menteri untuk berdiskusi bersama dan memberikan solusi nyata
atas berbagai tantangan global. Untuk itu, kita perlu menggarisbawahi
pentingnya koherensi dan sinergi antara kebijakan sektor perdagangan,
investasi, dan industri. Kolaborasi dan kerja sama adalah kunci untuk mensukseskan
keberhasilan Presidensi G20 Indonesia tahun ini,” kata Mendag Zulkifli
Hasan.

 

Dalam
sambutannya Menko Airlangga mengungkapkan bahwa TIIMM dapat menjadi generator
G20 dalam menciptakan kesetaraan dan memberikan rekomendasi kebijakan.
Menurutnya, perdagangan dan investasi saja tidak akan cukup. Diperlukan sektor
industri sebagai tambahan motor penggerak untuk mengamankan rantai pasok
global.

 

“Indonesia
juga sedang fokus dalam memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)
untuk lebih terintegrasi dalam rantai pasok global. Saya percaya di banyak
negara, UMKM menjadi salah satu sektor yang membutuhkan perhatian ekstra. Untuk
itu, saya mendorong G20 untuk memberikan rekomendasi dalam meningkatkan sektor
ini sehingga menjadi bagian penting dalam rantai pasok,” ujar Menko Airlangga.

Sementara
Menteri Bahlil mengungkapkan bahwa rangkaian pertemuan TIIMM diharapkan dapat menghasilkan
manfaat bagi pemulihan ekonomi dunia serta merumuskan agenda dan kebijakan tata
kelola pembangunan internasional yang lebih kokoh serta mendorong ekonomi
digital sebagai motor baru ekonomi.

 

“Tugas
pertemuan tingkat Menteri G-20 ini tidaklah mudah. Salah satu jalan yang wajib
kita tempuh adalah mempererat kerja sama dan bergotong royong mencapai tujuan
yang dicita-citakan bersama, yaitu keadilan dan kemakmuran serta tumbuh
bersama,” imbuh Menteri Bahlil

 

Sedangkan
Menteri Agus Gumiwang menegaskan kembali peran penting SDGs sebagai pondasi
untuk pemulihan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Khususnya, SDG 9 yang
mendorong pembangunan infrastruktur yang tangguh, meningkatkan Industri
Inklusif dan berkelanjutan, serta mendorong inovasi.

 

“Saya percaya,
perlunya penekanan solidaritas yang merupakan kunci untuk membuka kemungkinankemungkinan
untuk masa depan yang lebih baik dan lebih adil. Melalui semangat kolaborasi
G20, bersama-sama kita dapat mencapai cita-cita untuk Recover Together, Recover Stronger,” imbuh Menteri Agus. 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sambut Ramadan 2026, Grand Travello Hotel Bekasi Hadirkan Showcase Kuliner dan Paket Spesial

Grand Travello Hotel menggelar Ramadan Showcase 2026 sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berkualitas bagi masyarakat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img