Kamis, Januari 15, 2026

Pemerintah Jaga Iklim Usaha, Produsen Elektronika Tambah Kapasitas

Must Read

Moneter.id – Industri elektronika di dalam negeri semakin tumbuh
dan berkembang. Geliat positif ini ditunjukkan adanya penambahan investasi dan
kapasitas produksi. Hal ini ditopang komitmen dan kebijakan pemerintah yang
terus berupaya menciptakan iklim usaha kondusif di Tanah Air.

“Salah satu realisasinya adalah PT Sharp Electronics
Indonesia, yang kembali menambah lini produksinya untuk mesin cuci satu tabung (full
auto
) dengan kapasitas mencapai 120 ribu unit per bulan atau 1,4 juta per
tahun,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto pada Peresmian
Lini Produk Baru Pabrik Mesin Cuci PT Sharp Electronics Indonesia di Karawang
International Industrial City (KIIC), Selasa (16/7).

Lini produksi yang diresmikan merupakan investasi baru
sebesar Rp40 miliar yang merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap pengoptimalan
produk dalam negeri serta penguatan daya saing manufaktur nasional di kancah global
melalui kegiatan ekspor. “Inisiatif Sharp Indonesia ini membantu bisnis ekspor
manufaktur nasional khususnya sektor elektronika,” ungkapnya.

Industri elektronika telah ditetapkan sebagai salah
satu sektor industri prioritas dalam Making Indonesia 4.0.  Dengan menjadikan industri elektronika sebagai
salah satu champion dalam peta jalan itu, diharapkan strategi
pengembangannya dapat diakselerasi sehingga struktur industri elektronika dalam
negeri bisa diperdalam lagi.

“Pemerintah
sudah memberikan prioritas untuk industri elektronik
a, targetnya adalah memperdalam
struktur industri elektronik,
misalnya mendorong industri Internet of Things (IoT). Jadi kami akan terus menarik investasi di
bidang industri elektronik
a,
papar Airlangga.

Menurutnya, perluasan lini produksi mesin cuci tersebut telah
membuktikan bahwa Indonesia merupakan basis produksi yang strategis bagi
pengembangan bisnis Sharp secara global.
Beroperasinya
lini baru produk mesin cuci Sharp mengikuti lini produksi kulkas, mesin cuci,
dan LED TV di Karawang yang secara total telah menyerap sekitar 3.000 tenaga
kerja.

 “Ke depan, saya
harapkan Sharp terus berinovasi dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian
nasional dan mampu meningkatkan daya saing untuk berkompetisi di tingkat global,”
ujarnya.

CEO PT Sharp Electronics Indonesia Tadashi Ohyama menyampaikan,
penambahan lini produksi merupakan salah satu bentuk dukungan perusahaan
terhadap anjuran pemerintah dalam memacu pertumbuhan ekspor.

“Mesin cuci merupakan salah satu kategori produk unggulan
kami. Meski banyak fitur dan desain yang dibuat khusus untuk pasar Tanah Air,
ternyata banyak juga diminati oleh beberapa negara seperti Malaysia, Singapura,
Brunei Darusalam, dan Timur Tengah,” sebutnya.

Menurut Ohyama, hadirnya lini produksi terbaru diharapkan
mampu menambah diversifikasi produk lokal Sharp untuk mengisi pasar global
tersebut. “Dengan mesin yang memadai dan tenaga kerja yang mumpuni, semoga kami
bisa membuktikan kesiapan baik produk-produk lokal maupun SDM Indonesia untuk
bersaing di kancah internasional,” imbuhnya.

PT Sharp Electronics Indonesia telah memulai kegiatan produksinya
di Indonesia sejak tahun 1970 dan pada tahun 2016 secara resmi memindahkan
seluruh kegiatan operasional pabriknya di KIIC. Pabrik Televisi Sharp memulai
produksinya di Indonesia sejak tahun 1971. 

Pada tahun 1974, Sharp memproduksi kulkas yang saat
ini telah mencapai kapasitas produksi hingga 120.000 unit per bulannya. Selain
itu, Sharp kembali memperluas lini produknya dengan memproduksi mesin cuci dua
tabung sejak tahun 2008.

 

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Ubah Mood Swing Jadi Mood Sweet, Fres & Natural Tambah Koleksi Baru Cologne dengan Wangi Dessert

Merek perawatan diri dari WINGS Care, Fres & Natural memperkuat deretan inovasi produk dengan meluncurkan varian terbaru Fres &...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img