Moneter.id
–
PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) mencatatkan rugi
bersih Rp252,12 miliar di kuartal III/2020. Capaian ini meningkat
dibanding priode yang sama tahun lalu mencatatkan laba bersih Rp153,96
miliar.
“Pendapatan bersih perseroan pada akhir kuartal III/2020 sebesar Rp305,56
miliar atau merosot 68,71% dibanding periode yang sama tahun 2019 yang tercatat
sebesar Rp975,74 miliar,” tulis keterangan resmi perseroan belum lama ini.
Lalu tulisnya, beban pokok pendapatan dan beban langsung tercatat Rp303,93
miliar atau turun 36,74% dibanding akhir kuartal III/2019, yang tercatat
sebesar Rp479,86 miliar.
Sehingga tercatat laba kotor akhir kuartal III/2020 sebesar Rp1,627 miliar
atau merosot 99,79%.
Selain itu, pada sisi ekuitas tercatat juga tercatat Rp1,89 triliun,
atau turun 12,55% dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat
sebesar Rp2,15 triliun.
Sementara itu, kewajiban perseroan tercatat sebesar Rp2,322 triliun
atau mengalami peningkatan 19,38% dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat
sebesar Rp1,945 triliun.
Adapun aset perseroan tercatat senilai Rp4,22 triliun atau tumbuh
3,17% dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat senilai Rp4,095
triliun.
Kemudian arus kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi tercatat minus
Rp92,98 miliar atau memburuk dibanding akhir kuartal III/2019, yang tercatat
Rp123,78 miliar.




