Moneter.id – PT
Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) membukukan pendapatan senilai
Rp16,06 triliun pada kuartal III/2019. Capaian ini tumbuh sebesar 8,62%
dibandingkan realisasi dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar
Rp14,79 triliun.
“Kenaikan
pendapatan tersebut dibarengi dengan beban pokok pendapatan yang makin besar,
yaitu tumbuh 10,82% dari Rp12,56 triliun menjadi Rp13,91 triliun,” tulis laporan
keuangan yang dirilis di Jakarta, Senin (4/11).
Dijelaskan,
alhasil perseroan memperoleh laba kotor senilai Rp2,14 triliun atau menyusut
3,72% secara tahunan (yoy), dari
sebelumnya Rp2,22 triliun.
Disebutkan,
beberapa pos beban perseroan juga mengalami kenaikan, seperti beban usaha,
beban penurunan nilai piutang, beban pendanaan (bunga), beban lainnya dan beban
pajak final.
Sementara
itu, pos pendapatan lain menurun seperti bagian laba ventura bersama, bagian
laba entitas asosiasi, dan pendapatan lainnya.
Dengan demikian, PTPP
membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai
Rp544,47 miliar atau merosot 37,75% dibandingkan dengan periode akhir September
tahun lalu, yang tercatat sebesar Rp874,67 miliar.
Di sisi
lain, aset perseroan naik dari Rp52,55 triliun pada 31 Desember 2018 menjadi
Rp54,84 triliun. Ekuitas PTPP juga terkerek dari Rp16,31 triliun menjadi
Rp16,64 triliun pada akhir kuartal III/2019.




