Minggu, Oktober 25, 2026

Pengamat Ekonomi Pertanian: Komoditas Pertanian Indonesia Masih Diintervensi Mafia dan Kartel Pangan

Must Read

Moneter.id – Kondisi pasar komoditas pertanian Indonesia masih banyak diintervensi
mafia dan kartel pangan yang cenderung menginginkan impor untuk mendapat
keuntungan besar.

Pengamat Ekonomi Pertanian HS Dillon mengatakan, bahwa banyak
yang pihak yang mendapatkan keuntungan dengan impor komoditas dan ingin
Indonesia tergantung terhadap produk pangan impor.

“Pasar masih dikuasai kartel dan mafia yang cenderung menginginkan
impor, agar mendapatkan keuntungan yang besar,” kata Dillon dikutip Antara,
Minggu, (22/7).

Oleh karena itu, lanjut dia, program Kementerian Pertanian (Kementan)
yang memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan modernisasi pertanian guna
menumbuhkan ekonomi dan pertanian lokal perlu didukung semua pihak.

“Baru pada periode pemerintahan ini, infrastruktur dan
mekanisasi untuk efisiensi produksi pertanian mulai dipikirkan,” pungkas Dillon

 

(HAP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Likuiditas Ekonomi Menguat, Uang Beredar M2 Naik 8,3% Jadi Rp10.587,9 Triliun

Likuiditas perekonomian Indonesia menunjukkan peningkatan pada September 2026. Bank Indonesia (BI) mencatat uang beredar dalam arti luas atau M2...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img