Senin, Januari 26, 2026

Pengamat Ekonomi : Start up di Indonesia Berpotensi Sulit Dapatkan Dana Pasca SVB Tutup

Must Read

MONETER – Perusahaan
rintisan atau start up di Indonesia
berpotensi semakin sulit mendapatkan pendanaan setelah Silicon Valley Bank
(SVB) ditutup.

 

Demikian disampaikan Pengamat Ekonomi Digital dari
Institut of Economic and Finance (Indef) Nailul Huda seperti lansir dari Antara,
Senin (13/3/2023).

 

“Saya rasa dampaknya adalah semakin sulit untuk
mendapatkan pendanaan dari luar negeri. Hal tersebut juga akan semakin berat
mengingat porsi pendanaan dari AS ke start
up
digital kita cukup besar,” katanya.

 

Untuk itu, sumber pendanaan dari dalam negeri untuk start up perlu ditingkatkan lagi guna
mengantisipasi dampak tutupnya SVB yang merupakan bank AS yang berfokus pada
pendanaan start up.

 

Apalagi, India juga sudah lebih dahulu memberikan
perhatian untuk mengantisipasi pelemahan pendanaan start up.

 

Ia mengatakan penutupan SVB juga berpotensi membuat
lembaga pembiayaan yang melantai di bursa terkena sentimen negatif.

 

Sebelumnya Regulator Perbankan California menutup SVB
Financial untuk melindungi simpanan nasabah dalam kegagalan bank terbesar sejak
krisis keuangan AS. Krisis modal di SVB telah menekan saham bank-bank secara
global.

 

SVB telah mencoba, tetapi gagal untuk menopang neracanya
melalui penjualan saham yang diusulkan pada Rabu (8/3/2023) malam.

 

“Ada dua dugaan yang saling terkait dari kasus SVB ini.
Pertama adalah tingkat suku bunga AS yang meningkat tajam dan kedua pengelolaan
dana yang buruk,” kata Nailul.

 

Nasabah meminta dana untuk mereka untuk ditempatkan ke
bank dengan suku bunga lebih tinggi, tapi di sisi lain kinerja start up yang mempunyai hutang ke SVB
juga sedang menurun.

 

“Kemudian uang SVB di
pemerintah pun tenor jangka panjang. Maka kelimpungan SVB mencari dana untuk
menutupi likuiditasnya,” katanya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Kawasaki W175 ABS dan W175 Street Kembali Hadir untuk Konsumen Indonesia

PT. Kawasaki Motor Indonesia kembali menghadirkan W175 ABS dan W175 STREET, dua model bergaya retro autentik yang menjadi bagian...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img