Moneter.id – PT Cinere Serpong Jaya (CSJ), selaku anak perusahaan dari
PT Jasa Marga (Persero) Tbk., memperoleh kredit sindikasi dana talangan tanah
sebesar Rp950 miliar dari Bank Mandiri, BRI, BNI dan BCA. Dana tersebut untuk percepat
pengerjaan proyek Jalan Tol Cinere-Serpong.
Penandatanganan kredit sindikasi tersebut berlangsung di
kantor pusat Jasa Marga, Jakarta, Selasa (25/9). Penandatanganan ini dilakukan
langsung oleh Direktur PT CSJ Silvester Aryan Widodo, Senior Vice President PT
Bank Mandiri (Persero) Tbk. Yusak Labanta Sudena Silalahi, Wakil Kepala Divisi
Bisnis BUMN 1 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Suyitno, Wakil Pemimpin
Divisi BUMN dan Instansi Pemerintah PT Bank Negera Indonesia (Persero) Tbk.
Erza Ruslan, dan Executive VP Corporate Banking PT Bank Central Asia (Persero)
Tbk. Yuli Melati Suryaningrum.
Direktur Utama PT CSJ Silvester Aryan Widodo mengatakan,
pinjaman dana talangan tanah ini diperlukan oleh PT CSJ baik untuk pembebasan
lahan (UGR) maupun reimbursement dana talangan tanah ke pemegang saham.
“Total dana yang direncanakan untuk pembebasan lahan
adalah Rp3,1 triliun. Hal ini sesuai dengan Perjanjian PPJT antara PT CSJ dengan
BPJT,” ungkap Silvester, Rabu (26/9).
Silvester menambahkan, pihaknya juga sedang memproses
Uang Ganti Rugi (UGR) yang diharapkan bisa dilakukan pembayaran pada Oktober
dan November 2018.
Selain itu, adanya tambahan pengadaan lahan yang saat ini
sedang dihitung oleh BPN dan PPK. Tambahan lahan ini diperlukan untuk kebutuhan
di interchange dan pembangunan jembatan yang selanjutnya akan dilakukan
amandemen PPJT terhadap tambahan lahan tersebut. “Diharapkan, tambahan
pengadaan lahan ini dapat selesai pada bulan Desember ini,” ucap Silvester.
Informasi saja, Jalan Tol Cinere-Serpong memiliki panjang
10,14 km dan ditargetkan beroperasi penuh di tahun 2019. Adapun Jalan Tol
Cinere-Serpong terbagi dalam dua seksi, yaitu, Seksi 1 Ruas Serpong
Junction-Pamulang Interchange sepanjang 6,5 km yang ditargetkan selesai akhir
Maret 2019.
Sedangkan Seksi 2 Pamulang-Cinere sepanjang 3,64 km,
ditargetkan selesai akhir Juni 2019 dan diharapkan segera tersambung dengan
Jalan Tol Cinere-Jagorawi Seksi 3.
Silvester menjelaskan, proses pembangunan proyek Jalan
Tol Cinere-Serpong ini terus menunjukkan kemajuan. Terbukti hingga awal
September 2018, pembebasan lahan proyek ini telah mencapai sekitar 70%,
sedangkan konstruksinya lebih dari 40%.
Jalan Tol Cinere-Serpong, yang merupakan bagian dari
Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta 2, rencananya akan menghubungkan Tangerang
Selatan dengan Kota Depok. “Jalan Tol Cinere-Serpong akan melintasi beberapa
kawasan, seperti Jombang, Ciputat, Pamulang, Pondok Cabe, dan Cinere,”
pungkasnya.
(TOP)




