Senin, Januari 26, 2026

Perkuat ekspor, Kemendag fasilitasi kerjasama imbal dagang RI-Turki

Must Read

Moneter – Kementerian Perdagangan (Kemendag)
memfasilitasi penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) kerja sama skema imbal dagang business to business (b to b) antara PT
Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dengan Turk Barter International (TBI)
A.S selaku Badan Pelaksana imbal dagang di Turki.

Penandatanganan dilakukan secara virtual oleh Direktur
Utama PT PPI Nina Sulistyowati dan Presiden TBI A.S Muhammet Sirri Simsek, pada
Rabu (15/12), disaksikan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN)
Didi Sumedi, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Turki Lalu
Muhamad Iqbal, Atase Perdagangan Ankara di Turki Eric Gokasi Nababan, Dewan
Direksi PT PPI, dan pemangku kepentingan seperti Lembaga Pembiayaan Ekspor
Indonesia (LPEI), PT Bank Negara Indonesia (BNI), PT Askrindo, serta PT Kurhans
Trans.

“Fasilitasi Kemendag ini merupakan upaya terobosan
untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Kerja sama imbal dagang telah
lama dijajaki Indonesia sebagai suatu strategi baru peningkatan ekspor. Sejak
2019, penjajakan skema imbal dagang b to
b
lebih diperkenalkan dan didorong untuk lebih implementatif,” jelas Dirjen
PEN Didi disiaran pers yang diterima Moneter, Kamis (16/12).

Menurut Didi, Turki merupakan negara mitra dagang
strategis dan penting bagi Indonesia. Penandatanganan MoU ini dapat menjadi
salah satu penguat hubungan bilateral kedua negara yang berkelanjutan dan
saling menguntungkan.

“Turki merupakan negara yang familiar dengan sistem
imbal dagang dan praktik itu telah diimplementasikan oleh perusahaan-perusahaan
di Turki di bawah TBI yang menjadi Badan Pelaksana di Turki,” terang Didi.

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk
Turki Lalu Muhamad Iqbal mengatakan, penandatanganan MoU ini merupakan momen
penting bagi hubungan Indonesia dan Turki. Kedutaan Besar RI di Turki mendukung
penuh program penjajakan kerja sama imbal dagang b to b dengan Turki khususnya.

“Program yang diinisiasi Kemendag ini menjadi strategi
baru dalam menghadapi tantangan krisis global di masa pandemi Covid-19 ini,”
ungkap Lalu.

Dubes Lalu mengharapkan kerja keras dari semua pihak
untuk mewujudkan kerja sama imbal dagang ini dalam penandatanganan kontrak jual
beli melalui imbal dagang saat kunjungan Presiden Turki ke Indonesia pada awal
Februari 2022.

Direktur Utama PT PPI Nina Sulistyowati menjelaskan,
penandatanganan MoU dengan Turki merupakan salah satu target PT PPI di 2021.
Kerja sama ini menjadi bukti nyata komitmen PT PPI dalam mendukung program
kerja sama imbal dagang b to b yang
digencarkan Kemendag.

“PT PPI siap melaksanakan peran sebagai koordinator
yang menjembatani eksportir dan importir dalam negeri. Kami akan terus
berkoordinasi dengan TBI A.S selaku pihak koordinator di Turki untuk finalisasi
produk yang akan diimbaldagangkan segera setelah penandatanganan MoU. Kami
menargetkan transaksi riil dapat segera diwujudkan pada Januari 2022,” tutur
Nina.

Beberapa produk yang Indonesia tawarkan antara lain
minyak sawit, timah, staple fibres of
viscose rayon
, karet alam, benang tunggal (single yarn), bubuk kakao, kelapa kering, dan cakalang beku.
Sementara produk yang ditawarkan Turki antara lain tembakau, gandum, es krim,
peralatan rumah tangga otomatis, botaes, keramik, minyak zaitun, trafo listrik,
dan aluminium hydroxide.

Kerja sama imbal dagang diharapkan dapat menjadi kerja
sama yang implementatif bagi kedua negara dan menjadi salah satu opsi bagi
pelaku usaha kedua negara di tengah kondisi perekonomian dunia dalam masa
pandemi.

Diketahui, Turki saat ini sedang mengalami penurunan
nilai mata uang yang cukup signifikan dan barter menjadi salah satu opsi
transaksi perdagangan yang dimanfaatkan banyak perusahaan di Turki.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Hadirkan Saham AS, Kini Diversifikasi Aset Lebih Praktis di Satu Aplikasi Valbury

Perusahaan pialang berjangka, Valbury Asia Futures (Valbury) memulai langkah di awal 2026 ini dengan memperkuat layanan multi aset di...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img