Moneter.id – Bank
Pembangunan Daerah Khusus Ibukota Jakarta (Bank DKI) mendorong inklusi keuangan
di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, untuk memperluas akses layanan produk dan
jasa perbankan di wilayah tersebut.
“Penerapan inklusi keuangan di Kepulauan
Seribu, dilakukan dengan meningkatkan berbagai macam akses produk dan layanan
yang berbasis perbankan digital, termasuk program Layanan Keuangan Tanpa Kantor untuk keuangan
inklusif (Laku Pandai) dan pembiayaan kepada pelaku usaha,” kata Corporate
Secretary Bank DKI, Herry Djufraini di Jakarta, Senin (11/2).
Herry
menjelaskan bahwa program Laku Pandai bertujuan menyediakan produk-produk
keuangan yang sederhana, mudah dipahami, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat
yang belum dapat menjangkau layanan keuangan.
“Saat
ini Bank DKI telah melakukan akuisisi agen Laku Pandai, namun tentu jumlahnya
masih harus ditingkatkan lagi,” ujar Herry.
Dengan
adanya agen laku pandai ini, warga kepulauan seribu akan semakin banyak
dimudahkan dalam melakukan transaksi perbankan dengan Bank DKI. “Nasabah dapat
melakukan pembukaan rekening ataupun pengambilan uang tunai kepada agen laku
pandai yang telah bekerjasama dengan Bank DKI” ujar Herry.
Herry
juga menyebutkan Bank DKI akan memprioritaskan menggandeng merchant-merchant
JakOne Mobile yang telah bekerjasama dengan Bank DKI untuk menjadi agen Laku
Pandai di wilayah Kepulauan Seribu.
“Jadi
merchant-merchant yang kebanyakan merupakan UMKM bukan cuma bisa menerima
pembayaran dengan QR Code saja, tetapi juga bisa mendapatkan sharing fee dari
transaksi perbankan yang dilayani kepada warga Kepulauan Seribu,” ujar
Herry.
Bank
DKI juga siap membantu permodalan para pelaku usaha yang ada di wilayah
Kepulauan Seribu melalui penyaluran pembiayaan, tentunya dengan tetap
mengedepankan prinsip prudential banking dan kehati-hatian.
Saat
ini Bank DKI memiliki 1 kantor permanen di Pulau Pramuka dan 11 mesin ATM dan
69 mesin EDC Bank DKI di wilayah kepulauan seribu. Adapun 11 ATM Bank DKI
tersebut tersebar di Pulau Harapan sebanyak 2 unit, Pulau Pramuka sebanyak 2
unit, Pulau Kelapa 2 unit, Pulau Tidung sebanyak 2 unit, Pulau Panggang 1 unit,
Pulau Pari 1 unit dan Pulau Untung Jawa 1 unit.
Sementara
69 mesin EDC tersebar di Pulau Harapan, Pulau Kelapa, Pulau Lancang, Pulau
Panggang, Pulau Pari, Pulau Payung, Pulau Pramuka, Pulau Sabira, Pulau Tidung
dan Pulau Untung Jawa.
Penerima
EDC Bank DKI merupakan pelaku UMKM di Kepulauan Seribu, “Ini merupakan
komitmen Bank DKI dalam mendukung gerakan ‘less cash society’ di seluruh
wilayah Jakarta, termasuk di Kepulauan Seribu,” ujar Herry.
Informasi,
program Laku Pandai yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merupakan
program keuangan inklusif yang memungkinkan masyarakat membuka rekening
tabungan, menabung, dan menarik dana melalui perantara agen bank.




