Kamis, Januari 15, 2026

Pertamina Bakal Tutup Agen yang Jual LPG 3 Kg Tanpa KTP

Must Read

Moneter.id Jakarta – PT Pertamina (Persero) berencana
akan menutup terhadap agen atau pangkalan yang menjual LPG 3 kilogram (kg)
tanpa menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Pihaknya tidak akan
segan-segan menutup setiap pangkalan yang melanggar aturan yang telah
ditetapkan. Dimana, pembelian LPG 3 kg wajib menggunakan KTP. Pasti kita
tutup,” kata Direktur Logistik dan Infrastruktur PT Pertamina Alfian Nasution,
Rabu (3/1/2024).

Jelas Alfian, pendataan
secara digital untuk memperketat sistem pengawasan pembelian tabung gas LPG 3
kilogram (kg) mulai di pangkalan hingga ke pengecer sehingga pendistribusian
tepat sasaran.

“Ini kan sistem
digitalisasi dan tracing-nya gampang.
begitu ada pangkalan yang tidak melaksanakan seperti yang sudah kita instruksikan,
itu langsung terdeteksi,” jelas Alfian.

Menurutnya, dengan sistem
digitalisasi memungkinkan deteksi cepat terhadap pangkalan yang melanggar
aturan. Pangkalan yang tidak mematuhi instruksi akan terdeteksi, dan tindakan
tegas akan diambil, termasuk penutupan pangkalan yang melakukan pelanggaran.

Alfian menekankan
pentingnya penggunaan KTP dan NIK sebagai langkah untuk memastikan ketepatan
sasaran distribusi subsidi LPG 3 kg.

Pertamina juga
merencanakan pemasangan aplikasi merchant di warung untuk memantau dan
mengontrol pembelian LPG 3 kg. Hal ini akan memastikan bahwa setiap transaksi
tercatat dan terkoneksi dengan sistem data Pertamina.

“Warung ini akan kita buat
seperti perpanjangan dari pangkalan dimana kita juga akan memasang merchant
apps di situ. Begitu merchant appsnya ada berartikan data yang di handphone si
penjual itu akan terkoneksi ke data P3KE maupun data on demand yang sudah kita
tambahkan di sana,” ucap Alfian.

Menurutnya, dengan
pemasangan merchant apps, setiap transaksi dapat terkoneksi dengan data Data
Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) dan data on demand,
memastikan pembelian yang tepat dan tercatat.

Alfian menambahkan dengan
sistem digitalisasi, Pertamina dapat dengan mudah mendeteksi pangkalan yang
tidak mematuhi instruksi yang telah diberikan.

“Sehingga kita bisa juga
mengontrol pembelian di situ, jadi mereka tetap bisa melakukan pembelian di
sana di sepanjang merchant appsnya ada di sana dan kita koneksi ke sistem data
kita,” tambah Alfian.

Diketahui, mulai 1 Januari
2024, pembelian LPG 3 kg hanya dapat dilakukan oleh pengguna LPG tertentu yang
telah terdata. Bagi pengguna LPG 3 kg yang belum terdata atau ingin memeriksa
status pengguna, wajib mendaftar atau memeriksa data diri di
sub-penyalur/pangkalan resmi sebelum melakukan transaksi.

Langkah tersebut merupakan
upaya pemerintah untuk pelaksanaan transformasi pendistribusian LPG 3 kg tepat
sasaran. Kebijakan ini bertujuan agar besaran subsidi yang terus meningkat
dapat dinikmati sepenuhnya oleh kelompok masyarakat tidak mampu atau tepat
sasaran.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

REDMI Note Series Tembus 460 Juta Unit Pengiriman Global

REDMI Note Series menjadi kontributor besar dengan total pengiriman lebih dari 460 juta unit di lebih dari 100 negara...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img