Moneter.id – Perusahaan
minyak dan gas (migas) BUMN, PT Pertamina membangun depot baru guna menambah
kapasitas Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT) dari
20.000 kiloliter saat ini menjadi 90.000 kiloliter pada 2020.
Direktur Logistik, Supply
Chain, dan Infrastruktur PT Pertamina Gandhi Sriwidodo mengatakan bahwa
pembangunan atau konstruksi proyek tersebut akan dilakukan pada bulan depan.
“Proyek senilai Rp450
miliar ini diperkirakan selesai pada 2020,” ujarnya pada acara Ekspose Proyek
Strategis Direktorat LSCI Pertamina dalam Upaya Meningkatkan Ketahanan Energi
Nasional dan Groundbreaking Terminal BBM
Maumere, Senin (30/7).
Gandhi menjelaskan,
Pertamina berharap supaya keberadaan depot BBM tambahan tersebut akan menjamin
suplai bahan bakar di Maumere dan sekitarnya karena selama ini masih sering
mendapat pasok dari Terminal BBM di Kupang.
Selain itu, katanya,
penambahan depot tersebut akan meningkatkan cadangan BBM untuk wilayah Maumere
dan sekitarnya dari 3 hari saat ini menjadi sekitar 10 hari,
Dengan
begitu, Maumere dapat menjadi hub bagi depot-depot berukuran kecil yang
tersebar di sejumlah daerah di Pulau Flores dan daerah lain di NTT.
“Bahwa investasi yang
dikeluarkan Pertamina sebesar Rp450 miliar tersebut sudah termasuk pembangunan
dan pengembangan dermaga baru sehingga ukuran kapal-kapal pengangkut yang
bersandar bisa mencapai 50.000 deadweight tonnage,”
ujar Gandhi.
Sementara, Plt Bupati Sikka
Flori Mekeng menambahkan bahwa pemkab menyambut baik penambahan kapasitas depot
BBM di wilayahnya. Cadangan BBM yang cukup banyak bisa menggerak roda
perekonomian di Kabupaten Sikka.
“Kami siap
mendukung Pertamina. Kami menunggu penambahan kapasitas terminal BBM,”
tegasnya.
(HAP)




