Moneter.id – PT Pertamina (Persero) bersama perusahaan Migas asal
Rusia, Rosneft Oil Company secara bersama akan membangun sekaligus
mengoperasikan kilang minyak baru yang terintegrasi dengan Kompleks Petrokimia
(New Grass Root Refinery and Petrochemial/NGRR) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
“Pemerintah telah menentukan lokasi pembangunan
kilang (refinery) di Tuban, Jawa Timur. Penentuan lokasi di Tuban tersebut
sudah melalui kajian dan pertimbangan yang menyeluruh, baik lokasi, topografi,
juga pertimbangan studi kebumian. Namun sudah beberapa tahun ini kami mendapat
laporan juga masalah pembebasan lahan yang tidak mudah,” kata Menteri
Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan di Jakarta, Rabu (14/11).
Hingga kini rencana pembangunan kilang tersebut
terkendala masalah pembebasan lahan. Untuk mempercepat penyelesaian pembebasan
lahan tersebut Pemerintah meminta PT Pertamina (Persero) untuk kembali
mengirimkan tim agar penyelesaian pembebasan lahan dapat diselesaikan segera
sehingga pembangunan kilang dapat mulai dilaksanakan.
Agar permasalah lahan cepat terselesaikan, Pemerintah
meminta kepada PT Pertamina segera mengirimkan tim kembali untuk menyelesaikan
permasalahan lahan tersebut. “Jika tidak bisa diselesaikan terpaksa harus
pindah lokasi pembangunan kilangnya,” lanjut Jonan.
Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina (Persero),
Nicke Widyawati mengakui, pembebasan lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan
kilang seluas 800 hektar masih menjadi kendala. Di lokasi rencana yang akan
dibangun kilang ada lahan milik Kementerian Lingkungan Hidup seluas 350 hektar,
sementara sisanya milik masyarakat.
“Sejak tiga tahun terakhir sudah banyak langkah yang
telah dilakukan Pertamina untuk menyelesaikan masalah pembebasan lahan, dan
guna menindaklanjuti permintaan Menteri ESDM agar Pertamina kembali mengirimkan
tim untuk menyelesaikan pembebasan lahan, maka dalam bulan ini segera kita akan
kirim tim lagi untuk menyelesaikan masalah lahan ini,” jelas Nicke.
Nicke menambahkan, Pertamina sangat berkeinginan kuat
untuk membangun kilang di Tuban karena dilokasi tersebut sudah ada Kompleks
Petrokimia sehingga dapat diintegrasikan. Rencana pembangunan kilang di Tuban
ini sudah direncanakan sejak tahun 2016.
“Pemerintah ingin sekali kilang ini dibangun untuk
mengurangi impor bahan bakar minyak untuk menutupi kebutuhan konsumen didalam
negeri, karena itu kita tidak bisa menunggu lagi. Kita segera lakukan lagi
pembahasan dengan Pemerintah Daerah disini agar dapat segera diambil
keputusan,” lanjut Nicke.
Pembangunan Kilang Minyak Tuban adalah proyek pembangunan
kilang minyak baru dengan kapasitas produksi 300 ribu barel per hari yang akan
dibangun di Tuban, Jawa Timur. Perencanaan pembangunan Kilang Minyak Tuban akan
menggunakan konfigurasi petrokimia (terintegrasi dengan PT Trans Pacific
Petrochemical Indotama). Pembangunan kilang Tuban oleh Pertamina dan Rosneft
diperkirakan akan menelan biaya sekitar 15 miliar dolar AS.




