Senin, Januari 26, 2026

PMI Indonesia Meroket, Industri Manufaktur Makin Bergairah

Must Read

Moneter.id – Kinerja industri manufaktur nasional
diyakini semakin bergairah seiring keberpihakan pemerintah yang terus
mengeluarkan kebijakan-kebijakan pro-bisnis. Capaian positif itu misalnya
terlihat dari data indeks manajer pembelian (
purchasing manager index/PMI) Indonesia pada Agustus 2018 yang
meroket hingga level 51,9 atau naik dibanding perolehan bulan Juli di angka
50,5.

“PMI naik adalah bagian dari investasi di capital goods (barang modal) yang
meningkat, dan tentunya juga akan memberikan hasil produktivitas yang optimal
sehingga dapat memacu daya saing industri manufaktur,” kata Ketua Asosiasi
Pengusaha Indonesia (APINDO) Bidang Perdagangan, Benny Soetrisno di Jakarta,
Minggu (16/9).

Sebagai pengusaha, Benny percaya program dan kebijakan yang
dilakukan pemerintah saat ini sudah dalam jalur yang tepat. Apabila langkah itu
diikuti pemerintah daerah tingkat I dan II, hasilnya akan maksimal. “Sangat
penting untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi terciptanya aktivitas
industrialisasi,” ujarnya.

Menurutnya, semua upaya strategis yang dilakukan pemerintah
bertujuan menciptakan ekonomi yang kompetitif dan memberikan kemampuan
pengusaha untuk lebih banyak membuka lapangan pekerjaan. Apalagi dengan adanya
Making Indonesia 4.0 sebagai strategi dan peta jalan yang jelas untuk siap
memasuki revolusi industri generasi keempat.

Sementara itu, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan
Minuman Seluruh Indonesia (Gapmmi) Adhi S Lukman menyampaikan, PMI Indonesia
mampu naik pada Agustus 2018 sejalan dengan kinerja di sektor industri makanan
dan minuman yang mengalami peningkatan. “Setelah sempat ada perlambatan karena
hari libur panjang Lebaran, tetapi memang mulai terlihat menggeliat lagi di
Agustus,” terangnya.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin)
mencatat,
pada
triwulan II/2018, pertumbuhan industri
makanan dan minuman mencapai 8,67% atau melampaui pertumbuhan ekonomi nasional
sebesar 5,27%. Bahkan, sektor industri makanan dan minuman mampu memberikan
kontribusi tertinggi terhadap PDB industri pengolahan nonmigas hingga 35,87%.

“PMI kita yang meningkat di Agustus 2018 bisa menjadi
indikasi permintaan meningkat di bulan-bulan berikutnya,” ungkap Adhi.

Sepanjang tahun ini, Gapmmi memproyeksi industri makanan dan
minuman bisa tumbuh di atas 10% atau lebih tinggi dibandingkan tahun lalu yang
sebesar 9,23%.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto
menjelaskan, PMI Indonesia yang naik menjadi momentum baik bagi pelaku industri
untuk terus berekspansi. “Artinya, kita melihat bahwa industri manufaktur kita
sedang bergeliat,” tegasnya.

Data PMI yang dirilis oleh Nikkei merupakan ukuran kinerja sektor manufaktur yang berasal dari hasil survei sebanyak
400 perusahaan. Adapun lima
indikator indeks yang menjadi bobot
penilaian, yaitu pesanan baru, h
asil produksi,
j
umlah tenaga kerja,
waktu pengiriman
dari pemasok bahan baku, dan stok barang yang
dibeli.

Ekonom IHS Markit, Aashna Dodhia memaparkan, pertumbuhan yang
cukup signifikan pada PMI Indonesia bulan Agustus 2018 menunjukkan permintaan
dalam negeri yang berada dalam laju paling tinggi sejak Juli 2014. PMI di atas
50 menandakan manufaktur tengah ekspansif.

“Jadi, mengindikasikan bahwa kesehatan sektor ini telah
meningkat dalam kondisi yang paling baik dalam dua tahun terakhir. Kondisi ini
didorong permintaan yang terkuat sejak Juli 2014 dan terlihat juga peningkatan
serapan tenaga kerja,” tuturnya.

Terlebih lagi, upaya pemerintah melakukan penyesuaian tarif
Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 terhadap 1.147 barang konsumsi impor, dapat
bertujuan untuk menjaga pertumbuhan industri dalam negeri, peningkatan
penggunaan produk lokal, dan perbaikan neraca perdagangan.

Regulasi ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK)
No 110 tahun 2018 tentang Pembayaran atas Penyerahan Barang dan Kegiatan di
Bidang Impor atau Kegiatan Usaha di Bidang lain.

 

  

(TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Siap-siap, HUAWEI nova 14 Pro Segera Hadir di Indonesia!

Huawei kembali menghadirkan seri ‘nova’ terbaru dengan kehadiran HUAWEI nova 14 Pro di Indonesia yang akan dirilis. Dibanderol dengan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img