Jumat, Maret 13, 2026

Prodia Raup Laba Bersih Rp 58.75 Miliar di Semester I/2017

Must Read

Moneter.co.id – PT Prodia Widyahusada Tbk membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 58,75 miliar pada semester I/2017 .

Raihan itu naik 50,28% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu sebesar Rp 39,09 miliar. Sedangkan, pendapatan mencapai Rp 672,61 miliar dengan total aset sebesar Rp 1,83 triliun.

Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty mengatakan, pencapaian ini menunjukkan fundamental yang kokoh dengan didukung strategi bisnis yang terukur dan tepat.

Pertumbuhan laba bersih yang tinggi ini ditunjang oleh berkurangnya beban usaha yang dijalankan Perseroan dan adanya pendapatan dari jasa Keuangan.

“Kami bersyukur bahwa di tengah situasi ekonomi yang belum begitu membaik, Prodia tetap tumbuh secara positif. Tingkat kesadaran masyarakat yang semakin tinggi terhadap aspek kesehatan akan menjadi peluang yang akan terus dioptimalkan,” kata Dewi.

Ia berharap kinerja Prodia akan terus tumbuh secara positif pada semester II ini, apalagi ditunjang dengan jumlah hari kerja yang lebih banyak dibandingkan pada semester I/2017. Hal ini tentunya memberikan kesempatan Prodia untuk meningkatkan pendapatan dengan bertambahnya volume kunjungan pelanggan.

“Selain itu, kebanyakan korporasi melaksanakan pemeriksaan kesehatan menjelang akhir tahun. Kami optimis kinerja hingga akhir tahun akan tumbuh secara positif dan lebih baik,” ujarnya.

Dewi melanjutkan, hingga saat ini, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 273 outlet Prodia, terdiri dari 131 laboratorium klinik (termasuk 10 diantaranya dengan tambahan izin dan layanan klinik Prodia Health Care/PHC), 1 PHC stand alone, 3 klinik khusus, 12 laboratorium Rumah Sakit, dan 126 Point of Care (POC) Service di klinik dokter yang tersebar di 31 provinsi dan 114 kota di Indonesia.

“Perluasan jejaring laboratorium klinik hingga hampir ke seluruh provinsi di Indonesia merupakan upaya Prodia memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Saat ini sebanyak 70% diagnosa penyakit berhasil diketahui setelah melakukan pemeriksaan laboratorium,” kata Dewi.

Direktur Pemasaran Prodia, Indriyanti Rafi Sukmawati mengatakan sepanjang semester I/2017, selain telah menambah jejaring layanan, Prodia juga telah menambah berbagai jenis pemeriksaan baru. 

“Prodia telah menambah 8 jenis tes pemeriksaan dan 3 panel wellness check up yang sejalan dengan pengembangan Prodia Health Centre yang memberikan layanan wellness solution,” ujar Indriyanti.

Saat ini, Prodia sudah memiliki klinik khusus untuk perempuan di Jakarta, yakni Prodia Women’s Health Centre (PWHC), yang berada di Jalan Wolter Monginsidi, Jakarta Selatan. Rencananya klinik khusus perempuan (PWHC) tersebut juga akan dibangun di empat kota besar yakni Surabaya, Medan, Semarang dan Makasar. 

Selain itu, perusahaan juga telah membuka klinik khusus Prodia Children’s Health Centre (PCHC) di Jakarta dan Surabaya, sementara 3 kota besar lainnya yang akan disasar untuk pembukaan PCHC ini adalah Medan, Semarang dan Makasar.

Kedepannya, Prodia berencana untuk membangun klinik khusus yang ditujukan kepada pasien-pasien tertentu. Diperkirakan hingga 2020, sebanyak 34 laboratorium klinik akan dibangun, termasuk diantaranya klinik khusus (Specialty Clinics) Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC). (Sam)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Tembus 100 Ribu Penonton, Film Titip Bunda di Surga-Mu Masih Tayang dan Buktikan Kekuatan Kasih Ibu di Layar Lebar!

Gelombang kehangatan film drama keluarga Titip Bunda di Surga-Mu masih terasa di seluruh penjuru tanah air. Film yang diadaptasi...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img