Selasa, Maret 3, 2026

Program e-Smart IKM Akan Dongkrak Omzet Produksi

Must Read

Moneter.id – Kementerian Perindustrian mendorong pelaku industri kecil dan menengah (IKM) untuk terlibat dalam program e-Smart IKM. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas
dan kuantitas produk
secara
efisien
sekaligus
memperluas pasarnya.

“Sejak tahun 2017
diluncurkan,
program e-Smart IKM
sudah melahirkan banyak IKM yang berkembang
pesat
.
Dengan mengadopsi teknologi, produktivitasnya naik dan
mampu
memasarkan
di marketplace
,” kata Direkur
Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Gati Wibawaningsih di
Jakarta, Kamis (14/2).

Kemenperin
mencatat,
yang telah mengikuti loka karya e-Smart IKM sebanyak 5.945 pelaku usaha dengan
total omzet
sebesar
Rp1,
5
miliar.
Berdasarkan
sekto
rnya,
industri logam mendominasi

hingga
40,99% dari total transaksi di e-Smart IKM.

Kemudian disusul sektor industri fesyen sebesar 30,13%, industri makanan dan
minuman 23,50%, industri herbal 1,22%, industri furnitur 0,90%
, serta industri kreatif
dan lainnya 0,72%.
“Hingga
tahun 2019
,
ditargetkan
bisa mencapai
total 10.000
peserta
dengan
sekitar
30.000 produk IKM yang dapat diakses konsumen melalui marketplace
,” ungkap Gati.

Sampai saat ini, program e-Smart IKM
yang dilaksanakan
hingga di
22 provinsi
,
telah melibatkan beberapa pihak, seperti BI, BNI, Google, iDeA
serta Kementerian Komunikasi dan Informatika. Selain itu
, menggandeng pemerintah
provinsi, kota dan kabupaten.

“Program e-Smart IKM juga telah bekerja
sama dengan marketplace seperti Bukalapak, Tokopedia, Shopee, BliBli,
Blanja.com, Ralali, dan Gojek Indonesia,” sebut Gati.

Lebih lanjut, program
e-Smart IKM akan pula memfasilitasi pelaku usaha agar dapat
mengakses pasar yang lebih luas melalui
kerja sama dengan ATT Group selaku Authorized Global Partner Alibaba.com di
Indonesia
.

“Kerja sama ini meliputi pelatihan pemasaran online bagi IKM dalam melaksanakan
operasional di dalam Alibaba.com serta
pertukaran data dan informasi mengenai
perkembangan dan pencapaian IKM yang masuk di dalam
program
e-Smart IKM,paparnya.

Dia
mengakui, keikutsertaan pada
loka karya e-Smart IKM, mendapatkan banyak ilmu baru dan menjadikan
marketplace
sebagai ujung tombak pemasarannya. “Tidak
hanya mendapat ilmu tentang penjualan, t
etapi saya juga mendapat berbagai macam fasilitas khusus seperti mencoba fiturfitur
berbayar dari
Bukalapak secara gratis, dapat trik berjualan di Bukalapak, dan dapat relasi,ujarnya.


- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Pertamina Buka Program Mudik Gratis 2026, Ini Jadwal Pendaftarannya

PT Pertamina (Persero) kembali menghadirkan program Mudik Bareng Pertamina 2026 sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran mobilitas...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img