Kamis, Maret 12, 2026

Prudential Syariah Salurkan Klaim Sebesar Rp1,6 Triliun Hingga Akhir Kuartal III/2023

Must Read

Moneter.id – Jakarta
– Prudential Syariah mencatat telah menyalurkan klaim sebesar Rp1,6 triliun hingga
akhir kuartal III/2023. Dari jumlah yang tersalurkan itu sebanyak 79 ribu
peserta telah terbantu dengan klaim tersebut.

“Kami bersyukur atas kepercayaan masyarakat Indonesia
kepada Prudential Syariah dalam menyediakan pilihan proteksi yang
komprehensif,” kata Chief Financial
Officer
Prudential Syariah Paul S. Kartono di Jakarta, Rabu (3/1/2024).

Paul bilang, perusahaan berhasil mempertahankan hasil
kinerja keuangan yang tetap tangguh pada kuartal ketiga 2023 yang tercermin
dari Tingkat Solvabilitas (Risk Based
Capital
) Dana Perusahaan sebesar 3.866 persen.

“Tingkat Solvabilitas (Risk Based Capital) Dana Tabarru’ sebesar 193 persen, lebih besar
dari ketentuan minimal target internal yang ditetapkan oleh regulator,” ujarnya.

Menurutnya, dalam asuransi jiwa Syariah, peserta memiliki
Dana Tabarru yang merupakan dana peserta yang dimiliki secara bersama-sama.

Jika ada salah satu peserta yang mengalami risiko
tertentu, lanjutnya, maka dana Tabbaru ini akan diberikan dalam bentuk santunan
kepada peserta yang diasuransikan.

“Oleh sebab itu, peserta Prudential Syariah bukan
hanya mendapatkan ketenangan dalam menghadapi risiko kehidupan, tetapi juga
bisa saling membantu sesama anggota lainnya serta meraih keberkahan dalam hidup
dengan prinsip-prinsip Syariah,” katanya.

Paul menyatakan pihaknya memiliki komitmen untuk
mempercepat literasi keuangan Syariah Indonesia dengan meluncurkan Sharia Knowledge Center (SKC) pada
September 2022.

Perusahaan juga melakukan kolaborasi strategis dengan
dengan Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) dalam memprakarsai Cetak Biru
Asuransi Jiwa Syariah untuk dapat dimanfaatkan dan menginspirasi para pelaku
industri asuransi jiwa Syariah dalam memasyarakatkan dan mendorong pertumbuhan
ekonomi Syariah di Indonesia.

Sementara itu untuk mendukung pertumbuhan ekonomi
Syariah, tambahnya, pihaknya berkolaborasi dengan asosiasi, organisasi, maupun
universitas seperti Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI), Nahdlatul Ulama
(NU) beserta Fatayat NU, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS)
untuk menjangkau komunitas-komunitas muslim, maupun Institut Pertanian Bogor,
dan UIN Imam Bonjol Padang.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Lintasarta Salurkan Program Sosial Ramadan bagi Lebih dari 1.500 Penerima Manfaat di Berbagai Kota

Selama Ramadan 1447 H, Lintasarta, sebagai AI Factory dari Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Group, menyalurkan berbagai program sosial yang...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img