Kamis, Januari 15, 2026

PT Aneka Tambang Catat Rugi Bersih Rp281,83 Miliar di Kuartal I/2020

Must Read

Moneter.id
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatatkan rugi
bersih sebesar Rp281,83 miliar di kuartal I/2020. Catatan ini meningkat jika
dibandingkan dengan periode yang sama sebesar Rp176,1 miliar.

Keterangan resmi perseroan di Jakarta, Senin
(29/6), perseroan mencatatkan penjualan sebesar Rp5,2 triliun, turun
16,35% dibanding akhir Maret 2019 yang tercatat sebesar Rp6,2 triliun.

“Kontribusi penjualan ekspor sebesar Rp
1,37 triliun atau 26% dari total penjualan,” tulis perseroan.

Perseroan menyebutkan, emas merupakan
kontributor terbesar pendapatan dengan kontribusi sebesar Rp 3,97 triliun atau
76% dari total penjualan. Sedangkan feronikel merupakan kontributor terbesar
kedua dengan kontribusi sebesar Rp 969,95 miliar atau 19% dari total penjualan
pada kuartal I/2020.

Di tengah volatilitas tren penurunan harga
komoditas nikel global dan fluktuasi penguatan nilai tukar dolar AS yang
signifikan terhadap kurs rupiah sepanjang kuartal I/2020 membuat ANTM mengalami
rugi selisih kurs yang diserap sebesar Rp 362 miliar.

Hal itu turut mempengaruhi capaian profitabilitas
ANTM. Pada kuartal I/2020 perusahaan ini membukukan rugi periode berjalan
sebesar Rp 281,84 miliar.

Sementara, EBITDA perseroan mencapai Rp 34 miliar di
kuartal I/2020. Disebutkan, posisi keuangan ANTAM yang solid tercermin pula
dari perolehan Corporate Credit Rating S&P Global ANTAM tahun 2020 di mana
Antam dapat mempertahankan capaian rating B/outlook stable.

Perseroan juga mengungkapkan, beban pokok penjualan
tercatat Rp4,64 triliun atau turun 12,5% dibanding kuartal I/2019 sebesar Rp5,3
triliun.

Ditambah, beban keuangan  sebesar
sebesar Rp1,87 triliun, naik 6.882% dibanding kuartal I 2019 sebesar Rp17,01
miliar. Pada sisi ekuitas tercatat Rp18,02 triliun,  turun 0,6%
dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp18,13 triliun.

Sementara itu, kewajiban perseroan
tercatat sebesar Rp12,74 triliun atau mengalami peningkatan
5,6% dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp12,06
triliun.   

Untuk aset, perseroan tercatat senilai Rp30,77
triliun, naik 1,92% dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat
senilai Rp30,19 triliun. Kemudian kas bersih diperoleh dari aktivitas
operasi tercatat sebesar Rp18,86 miliar,  membaik dibandingkan
kuartal I/2019, yang tercatat minus Rp933 miliar.   

Dalam kondisi volatilitas industri pertambangan global
sepanjang kuartal I-2020 serta pembatasan aktivitas perdagangan internasional
sebagai akibat pandemi Covid-19, ANTM mampu menjaga kinerja produksi dan
penjualan komoditas utama tetap solid.

Di kuartal I/2020, produksi feronikel ANTM
mencapai 6.315 ton nikel dalam feronikel (TNi) dengan tingkat penjualan
mencapai 6.379 TNi.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

REDMI Note Series Tembus 460 Juta Unit Pengiriman Global

REDMI Note Series menjadi kontributor besar dengan total pengiriman lebih dari 460 juta unit di lebih dari 100 negara...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img