Kamis, Januari 15, 2026

PTPP Dapat Kontrak Baru Sebesar Rp10,93 Triliun, Ini Daftar Proyeknya

Must Read

MONETER
– Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dibidang konstruksi dan
investasi, PTPP (Persero) Tbk, mencatat perolehan kontrak baru sebesar Rp10,93
triliun sampai dengan semester I/2022. Raihan ini tumbuh 27,90 persen
dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya (yoy) Rp8,54 triliun.

 

Perolehan kontrak baru terdiri dari sejumlah proyek,
antara lain pembangunan proyek Terminal Kalibaru Tahap 1B Pelabuhan Tanjung
Priok sebesar Rp3,83 triliun, proyek pekerjaan pipeline Semarang-Batang sebesar
Rp1,06 triliun, proyek landmark BSI Aceh sebesar Rp296 miliar, pekerjaan
interior gedung Kejaksaan Agung RI sebesar Rp286 miliar, proyek Bandara Halim
Perdanakusuma Jakarta Rp207 miliar, dan anak usaha sebesar Rp3,66 triliun.

 

“Dengan total perolehan tersebut, perseroan
masih terus mengejar perolehan kontrak baru di tahun ini untuk mencapai target
yang telah ditetapkan oleh manajemen,” kata Sekretaris Perusahaan PTPP
(Persero) Bakhtiyar Efendi, Selasa (12/7/2022).

 

Hingga Juni 2022, kontrak baru dari BUMN (SOE)
mendominasi perolehan kontrak baru PTPP dengan kontribusi sebesar 75 persen,
disusul oleh pemerintah sebesar 24 persen, dan swasta sebesar 1 persen.
Komposisi perolehan proyek tersebut terdiri dari induk sebesar 66,49 persen dan
anak usaha sebesar 33,51 persen.

 

Salah satu proyek yang berhasil menambah nilai
perolehan kontrak tersebut, yaitu kontrak Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi
Rancang dan Bangun Pembangunan Pipa Transmisi Gas Cirebon Semarang Tahap I ruas
Semarang-Batang dan proyek Rancang dan Bangun Terminal Kalibaru Tahap 1B
Pelabuhan Tanjung Priok.

 

Menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN),
proyek Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang dan Bangun Pembangunan Pipa
Transmisi Gas Cirebon Semarang Tahap I ruas Semarang-Batang merupakan bagian
dari rencana interkoneksi pipa transmisi antara Sumatera, Jawa Bagian Barat,
dan Jawa Bagian Timur. Proyek yang bersumber dari APBN ini dimenangkan oleh KSO
PTPP – Elnusa dengan masa pelaksanaan pekerjaan selama 15 bulan.

 

Selain mendapat pekerjaan pipeline, PTPP juga berhasil memperoleh pekerjaan rancang dan
bangun Terminal Kalibaru Tahap 1B di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta senilai
Rp3,83 triliun.

 

Lingkup pekerjaan rancang dan bangun tersebut
terbagi menjadi 2 pekerjaan utama, yaitu Milestone 1B.1: pendetailan konsep
rancang bangun menjadi DED, reklamasi dan perbaikan tanah area CY CT2, inner port road, dan reserved area, reklamasi area PT1.

 

Sedangkan Milestone 1B.2 terdiri dari lingkup kerja
reklamasi dan pernaikan tanah di area dermaga, struktur dermaga CT2 (800m) dan
dermaga CT3 (150m), pengerukan kolam dermaga CT2, struktur interface di reserved area,
drainase, dan breakwater. Pekerjaan seksi 1B.1 dilaksanakan selama 754 hari
kalender, sedangkan pekerjaan seksi 1B.2 akan dilaksanakan selama 1.005 hari
kalender.

 

“Untuk memaksimalkan perolehan kontrak baru di
tahun ini, PTPP akan berfokus kepada proyek-proyek strategis yang dimiliki oleh
Pemerintah dan BUMN,” ujar Bakhtiyar Efendi. 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Begini Tips Menata Ulang Keuangan di Momen Awal Tahun

Momen awal tahun, merupakan momen yang sangat penting untuk setiap individu. Awal yang baru, untuk resolusi-resolusi yang baru. Membuat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img