Kamis, Maret 12, 2026

Raup Rp17,1 Triliun, Laba Astra International Naik 21 Persen

Must Read

Moneter.id – PT
Astra International Tbk membukukan laba bersih Rp17,1 triliun di kuartal
III/2018. Laba ini meningkat 21% dibandingkan dengan periode sama tahun lalu
Rp14,2 triliun.

Presiden
Direktur Astra Internasional, Prijono Sugiarto mengatakan, perolehan laba
bersih grup selama priode sembilan bulan 2018 itu meningkat disebabkan
penambahan kontribusi dari segmen bisnis alat berat, pertambangan, konstruksi
dan energi, segmen jasa keuangan dan segmen otomotif yang melebihi dari
penurunan kontribusi segmen agribisnis.

“Kami
berharap grup akan mencapai kinerja tahunan yang baik, meskipun persaingan yang
sengit di pasar mobil serta pelemahan harga minyak kelapa sawit masih tetap
diwaspadai,” ujarnya belum lama ini.

Menurut
Prijono, sentimen pelemahan nilai tukar rupiah, menekan marjin terhadap bisnis
manufaktur grup. Dimana dampak itu diimbangi oleh bisnis-bisnis berbasis
komoditas grup, aktivitas ekspor serta meningkatkan keuntungan selisih kurs.

“Pada
periode itu, pendapatan perseroan meningkat 16% menjadi Rp174,9 triliun dengan
pertumbuhan pendapatan pada hampir semua segmen, terutama dari segmen bisnis
alat berat, pertambangan, konstruksi dan energy,” ucapnya.

Prijono
mengemukakan, kontribusi dari tiap segmen bisnis terhadap laba bersih
konsolidasian Astra International pada kuartal III/2018 ini, yakni laba bersih
dari bisnis otomotif grup meningkat 7% menjadi Rp7 triliun, terutama disebabkan
oleh meningkatnya penjualan sepeda motor.

Kemudian,
laba bersih bisnis jasa keuangan grup meningkat 17% menjadi Rp3,5 triliun,
dengan peningkatan kontribusi dari bisnis pembiayaan konsumennya.

Kemudian,
laba bersih grup dari segmen alat berat, pertambangan, konstruksi dan energi
meningkat sebesar 60% menjadi Rp5,4 triliun.

Sementara
laba bersih dari segmen teknologi informasi grup mencatat kenaikan 1% menjadi
Rp106 miliar. Kemudian segmen infrastruktur dan logistik grup mencatat laba
bersih Rp112 miliar, dibandingkan dengan rugi bersih Rp66 miliar pada sembilan
bulan pertama tahun 2017.

Sedangkan
laba bersih dari segmen agribisnis grup turun sebesar 18% menjadi Rp896 miliar
dan segmen properti grup melaporkan penurunan laba bersih sebesar 32% menjadi
Rp66 miliar.

 

(TOP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sustainability Bond Tahap II Bank bjb, Catat Permintaan Hingga Rp932,4 Miliar

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) menawarkan Sustainability Bond Tahap II dengan permintaan investor telah mencapai...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img