Moneter
–
Sepanjang tahun 2021, Bank OCBC NISP membukukan laba bersih Rp2,5 triliun. Laba bersih ini tumbuh 20 persen dibanding tahun
sebelumnya yang sebesar Rp2,1 triliun.
Kata Presiden Direktur Bank OCBC NISP Parwati
Surjaudaja, peningkatan ini dikontribusikan dari pendapatan bunga bersih yang
mengalami pertumbuhan 7 persen jika dibandingkan tahun 2020 menjadi Rp7,6
triliun pada akhir tahun 2021.
“Selain itu, pihaknya terus menghadirkan inovasi dan
inisiatif untuk membantu nasabah meraih
financial fitness atau kesehatan keuangan untuk nasabah individu dalam
mengelola keuangan, terutama dengan adanya pertumbuhan minat nasabah untuk
mengembangkan dananya melalui produk-produk investasi,” ujar Parwati
Surjaudaja, Senin (31/1/2022).
Pada Desember 2021, transaksi produk wealth management untuk produk
reksadana, bancassurance, dan surat
berharga secara keseluruhan mengalami peningkatan pendapatan sebesar 15 persen
jika dibandingkan dengan tahun 2020.
Fee-based
income dari bisnis wealth
management juga memberikan kontribusi positif, yakni sebesar 25 persen yang
berasal dari transaksi penjualan reksadana dan bancassurance, serta keuntungan
dari penjualan surat berharga terhadap total
fee-based income Bank OCBC NISP.
Sementara, jumlah transaksi yang dilakukan nasabah
melalui aplikasi ONe Mobile sepanjang tahun 2021 meningkat sebesar 17 persen,
dengan nilai transaksi yang naik 20 persen, serta jumlah pengguna pun bertambah
19 persen dibandingkan tahun 2020.
“Transformasi digital yang telah mulai dikembangkan
jauh sebelum pandemi, salah satunya dengan kembali mengembangkan kapabilitas
ONe Mobile, aplikasi mobile banking
untuk nasabah individu menumbuhkan uangnya, terus diperkuat pada tahun lalu,”
tutup Parwati.




