Moneter.id – Kementerian
Perhubungan (Kemenhub) mencatat realisasi belanja baru mencapai Rp 2,15 triliun hingga 14 Maret 2019
lalu. Realisasi itu sekitar 5,17% dari total anggaran tahun ini yang sebesar Rp 41,55 triliun. Realisasi
tersebut berasal dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian yang baru
sebesar 3,92% dari total pagu anggaran yang mencapai Rp15, 17 triliun.
Itu merupakan realisasi belanja terendah. Selanjutnya, realisasi belanja rendah
juga dicatatkan Ditjen Perhubungan Darat sebesar 4, 71% dari pagu Rp4 triliun
dan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek sebesar 4,83% dari pagu Rp162
miliar.
Di sisi lain, realisasi belanja tertinggi berasal dari Inspektorat Jenderal
sebesar 19,92% dari pagu Rp107,07 miliar. Kemudian, Badan Penelitian dan
Pengembangan (Litbang) mengekor dengan realisasi sebesar 10,26% dari pagu Rp138
miliar dan Sekretariat Jenderal (Setjen) sebesar 7,68% dari pagu Rp701, 23
miliar.
Adapun realisasi belanja Ditjen Perhubungan Udara, Ditjen Perhubungan Laut, dan
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) masing-masing tercatat 5,49%,
6,14%, dan 6,42% dari pagunya. “Realisasi
2019 relatif belum tinggi, di bawah target,” ujar Menteri Perhubungan Budi
Karya Sumadi, Senin (18/3).
Budi mengatakan Untuk mempercepat penyerapan, Kemenhub telah melakukan berbagai
upaya. Salah satunya mempercepat lelang pekerjaan.
Hingga Februari 2019, Kemenhub telah melelang kontrak pekerjaan senilai
total Rp11 triliun. Kemudian, bulan ini, Kemenhub ingin menyelesaikan pengadaan
senilai Rp10 triliun. “Sisanya, Rp6 triliun akan diselesaikan
secepatnya,” ujarnya.
Sementara itu,
Wakil Ketua Komisi V DPR Sigit Sosiantomo menyayangkan kinerja anggaran
Kemenhub sehingga berkurang terus pagu anggarannya. Pasalnya, berdasarkan data
tahun-tahun sebelumnya, realisasi penyerapan anggaran Kemenhub masih di bawah
90%.
“Apakah
ini tidak bisa dibenahi? Mudah – mudahan 2019 ini serapannya bisa meningkat
sehingga ketika kita membahas anggaran 2020 nanti bisa lebih meningkat,”
pungkasnya.
Sekedar
informasi, realisasi penyerapan anggaran Kemenhub tahun lalu hanya 84,51% dari
pagunya, lebih rendah dari 2017 yang sebesar 86,35%.




