Rabu, Januari 28, 2026

Resmi Dimulai, Pembangunan PLTGU Jawa 1 Ditargetkan Rampung September 2021

Must Read

Moneter.id – Pembangunan
proyek terintegrasi infrastruktur gas dan pembangkit listrik gas (PLTGU) Jawa 1
pertama dan terbesar di Asia Tenggara
yang
memadukan infrastruktur gas (LNG-FSRU) dan pembangkit listrik ini berkapasitas
1.760 MW
resmi dimulai.

Hal ini
ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian,
Darmin Nasution yang didampingi Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan
& Pariwisata Kemen BUMN Edwin Hidayat Abdullah; Direktur Utama PT Pertamina
(Persero), Nicke Widyawati; dan Direktur 
Pengadaan Strategis PLN Supangkat Iwan Santoso.

“Proyek
ini merupakan bagian dari komitmen dan kolaborasi BUMN besar Indonesia yakni
Pertamina dan PLN, untuk memberikan solusi LNG to Power guna menghasilkan
energi bersih dan terjangkau dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia,”
ujar Nicke Widyawati
disiaran pers yang diterima, Rabu (19/12).

Pengerjaan
PLTGU Jawa 1 dilakukan oleh PT Jawa Satu Power, yang merupakan perusahaan
konsorsium dari PT Pertamina Power Indonesia (PPI) – anak perusahaan dari PT
Pertamina (Persero), Marubeni Corporation dan Sojitz Corporation.  Sementara untuk pembangunan konstruksi
dipercayakan kepada General Electric (GE), Samsung C&T (Samsung) dan PT
Meindo Elang Indah (Meindo), termasuk 
pemeliharaan pembangkit listrik selama 25 tahun

Selama
masa life time PLTGU PLN mendapatkan tariff listrik dengan harga yang relatif
murah yakni 5,5038 cUSD/kWh. Selain itu, proyek tersebut juga akan dibangun
Floating Storage Regasification Unit (FSRU) dimana pada akhir kontrak, FSRU
akan diambil alih oleh PLN.

Sementara, Direktur
Pengadaan Strategis PLN, Supangkat Iwan Santoso
menjelaskan, pembangkit listrik dengan
teknologi combined-cycle Jawa-1 yang
ditargetkan selesai September 2021 ini merupakan bagian dari Program 35.000
Mega Watt (MW). Pasokan akan disalurkan melalui jaringan listrik nasional
Jawa-Bali milik PLN.

Pembangkit
ini diharapkan bisa menambah pasokan listrik untuk 11 juta pelanggan. Dengan
tarif yang efisien, PLN berpotensi menghemat sebesar 43 Trilyun rupiah
,ungkapnya.

Presiden Direktur Pertamina Power Indonesia
(PPI) Ginanjar mengatakan
pelatakan
batu pertama pembangunan proyek infrastruktur gas dan pemba
ngkit listrik terintegrasi
Jawa-1 ini menandai dimulai tahap II.

Pembangunan
pembangkitan listrik ini tentu akan menciptakan multiplyer effect bagi
perekonomian wilayah Karawang, Bekasi, dan sekitarnya. Salah satunya adalah
penyerapan tenaga kerja yang mencapai 4.600 orang pada masa konstruksi dan
+/-200 orang pada masa operasi, sehingga diharapkan bisa berkontribusi pada
penciptaan lapangan kerja baru serta peningkatan perekonomian daerah
,” papar
Ginanjar.

Pada
proyek ini, GE menyediakan turbin gas paling efisien dengan tingkat emisi terendah
9HA.02, serta layanan pemeliharaan jangka panjang yang meliputi digital
solutions, commissioning and installation, parts, field and repair services.

Kemudian,
Samsung akan menyediakan pekerjaan konstruksi dan peralatan balance of plant
untuk pembangkit listrik, sementara Meindo akan menyediakan semua pekerjaan
laut termasuk jetty, pipa gas, dan pipa air pendingin.

Konsorsium
PT Jawa Satu Power juga menunjuk Samsung Heavy Industries untuk membangun FSRU.
Proyek dengan nilai +/-USD 1,8 milyar (atau sekitar 26 triliyun rupiah) ini
dibiayai oleh konsorsium yang terdiri dari Japan Bank for International
Cooperation (JBIC) and Nippon Export and Investment Insurance Co, Ltd (NEXI),
Asian Development Bank (ADB), serta institusi perbankan komersial antara lain
Mizuho Bank Ltd, MUFG Bank Ltd, Oversiea-Chinese Banking Cooperation Ltd,
Credit Agricole Corporate and Investment Bank, Societe Generale dengan skema
pendanaan non-recourse project financing
.

Dimana
pembayaran pinjaman murni bersumber dari proyek itu sendiri. Secara
keseluruhan, proyek ini melibatkan lebih dari 20 perusahaan domesti
k dan internasional.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

YKK AP Indonesia Hadirkan Jendela Alumunium ber-SNI Lewat Pembukaan Showroom di Medan

YKK AP Indonesia terus menghadirkan produk bahan bangunan unggulan yang ber-Standar Nasional Indonesia (SNI). Sebagai produsen bahan bangunan nasional...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img