Senin, Februari 16, 2026

RISE Perkuat Struktur Finansial Lewat Ekspansi Proyek Lifestyle dan Hospitality di 2026

Must Read

PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk. (RISE), emiten properti di balik portofolio TANRISE, secara resmi mengawali tahun 2026 dengan memperkuat strategi pertumbuhan jangka panjang melalui pengembangan aset-aset produktif.

Fokus utama Perseroan saat ini adalah memperbesar segmen lifestyle dan hospitality guna menciptakan recurring income atau pendapatan berulang yang kuat. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kualitas arus kas serta nilai Perseroan secara berkelanjutan di masa depan.

​Melalui entitas usahanya, Tanrise Property, RISE meluncurkan tiga proyek premium sekaligus yang tersebar di lokasi strategis yaitu Taman Dayu, Malang, dan Bali. Ketiga proyek tersebut diproyeksikan mampu memberikan tambahan kontribusi pendapatan konsolidasi sekitar Rp28 miliar per tahun.

Kehadiran aset-aset baru ini diharapkan dapat memperkokoh struktur finansial Perseroan secara signifikan di tengah dinamika pasar properti nasional.

​Presiden Direktur RISE, Budi Agusti, menegaskan bahwa tahun ini merupakan titik penting bagi evolusi bisnis mereka.

“Tahun 2026 menjadi momentum transformasi RISE menuju pertumbuhan yang lebih stabil dan berkelanjutan. Kami secara konsisten membangun mesin pendapatan berulang melalui proyek-proyek premium yang memiliki potensi jangka panjang. Fokus ini adalah komitmen kami untuk terus memperkuat fundamental keuangan sekaligus memberikan nilai tambah yang nyata bagi seluruh pemegang saham,” jelasnya.

​Salah satu ikon dalam ekspansi ini adalah Driving Range Taman Dayu, sebuah fasilitas golf berstandar internasional yang dijadwalkan melakukan soft opening pada 18 Maret 2026. Dengan nilai investasi mencapai Rp37 miliar, proyek ini mengusung teknologi mutakhir seperti Trackman Technology dari Denmark dan sistem fully automatic tee-up.

Sementara itu, di sektor penginapan, Solaris Villa Malang telah resmi beroperasi sejak 10 Februari 2026 dengan menyuguhkan 14 unit vila eksklusif. Ekspansi ini akan berlanjut ke Pulau Dewata melalui Solaris Villa Bali yang ditargetkan mulai beroperasi pada 1 Maret 2026 guna membidik segmen wisatawan mancanegara.

​Selain pengembangan fisik, RISE juga menunjukkan apresiasinya kepada para investor melalui aksi korporasi berupa pembagian saham bonus pada 9 Februari 2026. Berdasarkan hasil RUPS awal Januari lalu, Perseroan mendistribusikan saham bonus senilai total Rp525,36 miliar dengan rasio 25 saham lama berbanding 12 saham bonus. Langkah strategis ini bertujuan untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham RISE di Bursa Efek Indonesia.

​Menanggapi kondisi pasar saat ini, manajemen menegaskan bahwa fluktuasi harga saham yang terjadi belakangan merupakan mekanisme pasar yang wajar, terutama dalam proses penemuan harga keseimbangan baru pasca distribusi saham bonus. Pihak manajemen memastikan bahwa hal tersebut tidak mencerminkan perubahan fundamental perusahaan yang justru dinilai semakin solid dengan banyaknya proyek baru yang diluncurkan.

“RISE tetap berfokus pada pengembangan bisnis inti dan penyelesaian proyek-proyek strategis lainnya untuk memastikan target pertumbuhan tahun 2026 tercapai dengan optimal.” tutup Budi.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

BCA Optimis Targetkan Pertumbuhan KPR Hingga 7% di Tahun 2026, Dukungan Digital dan Insentif Pemerintah Jadi Kunci

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menunjukkan optimisme tinggi dalam menargetkan pertumbuhan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sekitar 6%-7% pada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img