Moneter.co.id – Berdasarkan
hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), PT Bank Mayapada Internasional
Tbk (MAYA) memutuskan untuk membagikan dividen sebesar 40,46% dari laba bersih
tahun 2017, yakni sebesar Rp50 per saham atau seluruhnya berjumlah Rp273
miliar.
Berdasarkan
siaran pers perseroan, Selasa (22/05) disebutkan untuk sisanya sebesar Rp386
miliar akan dicatat sebagai laba yang ditahan untuk memperkuat struktur
permodalan perseroan.
MAYA
mencatat laba bersih untuk tahun buku 2017 sebesar Rp675 miliar, turun 17,7%
YoY dibandingkan tahun 2016 sebesar Rp820,19 triliun. Sebesar 2,44% dari laba
bersih tersebut, yakni sebesar Rp16,5 miliar, akan dicadangkan.
Di samping
mengumumkan laba bersih dan pembagian dividen, RUPST juga memutuskan untuk
memberikan kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor
Akuntan Publik yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan berpengalaman
dalam audit perbankan, guna melakukan audit atas laporan keuangan perseroan
untuk tahun buku 2018.
Laporan realisasi
penggunaan dana penawaran umum terbatas Bank Mayapada tahun 2017 yang setelah
dikurangi biaya-biaya sebesar Rp997 miliar.
Sementara
itu, laporan realisasi penggunaan dana penawaran umum obligasi subordinasi
berkelanjutan I tahap I Bank Mayapada tahun 2017 yang setelah dikurangi
biaya-biaya sebesar Rp988,797 miliar seluruhnya telah direalisasikan
penggunaannya pada triwulan IV/2016 untuk ekspansi usaha melalui penyaluran
kredit.
RUPS juga
memberikan kuasa kepada dewan komisaris, dengan memperhatikan saran dari komite
remunerasi dan nominasi perseroan untuk menetapkan besarnya remunerasi
sebesar-besarnya Rp44,4 miliar.
(HAP)




