Senin, Januari 26, 2026

Salurkan KUR Rp83,3 triliun per Oktober 2019, Tahun Depan BRI Targetkan Laba Tumbuh 11 Persen

Must Read

Moneter.id – Bank BRI menargetkan pertumbuhan laba sebesar 10-11% pada 2020. Proyeksi
ini sedikit lebih tinggi dari pertumbuhan laba per September 2019 sebesar 8,1%.

“Kita pasang target laba 10-11% pada tahun depan,” kata Direktur
Utama Bank BRI Sunarso di Jakarta, Rabu (27/11).

Kata Sunarso, proyeksi ini akan didukung rencana kerja pada 2020 yang akan
mengedepankan proses digitalisasi, peningkatan produktivitas dan mendorong UMKM
naik kelas.

“Upaya transformasi digitalisasi ini untuk menurunkan operasional cost dan operasional risk yang
tinggi,” katanya.

Dengan upaya itu, pertumbuhan kredit juga ditargetkan mencapai 10-11% atau
sama dengan realisasi kredit hingga September 2019 sebesar 10,9%.

Sementara untuk rasio kredit bermasalah (NPL), perseroan memperkirakan pada
kisaran 2,4-2,5% pada 2020, atau menurun dari realisasi September 2019 sebesar
2,94%.

Sepanjang kuartal III/2019, lanjutnya, nilai NPL BRI naik 2,9%, yang
dominan disebabkan penurunan kualitas kredit di sektor korporasi. “Meski
demikian, nilai coverage rasio BRI
yang cukup tinggi sebesar 160%, menunjukkan BRI masih konservatif dalam melihat
risiko,” tungkasnya.

Sementara terkait penyaluran kredit usaha rakyat (KUR), Sunarso
menjelaskan, BRI telah menyalurkan KUR kepada pelaku usaha kecil dengan
realisasi per Oktober 2019 sebesar Rp83,3 triliun atau 94,7% dari plafon Rp86,9
triliun kepada 3,9 juta debitur.

“Penyaluran mikro sampai Oktober Rp83 triliun, target kami Rp87
triliun. Tapi sampai November, Rp87 triliun sudah terpenuhi,” katanya.

Jelasnya, realisasi KUR tersebut mencakup penyaluran KUR mikro sebesar
Rp72,8 triliun dan KUR kecil sebesar Rp10,4 triliun. “Total penyaluran KUR BRI
sejak Agustus 2015 telah mencapai Rp318,7 triliun kepada 16,47 juta debitur,” paparnya.

Secara keseluruhan, total outstanding kredit BRI untuk usaha mikro hingga
triwulan III/2019 mencapai Rp301,9 triliun atau tertinggi dari kredit sektor
lainnya. Dalam periode ini, kredit untuk sektor konsumer juga telah mencapai
Rp137,3 triliun diikuti kredit ritel komersial Rp194,1 triliun.

Komposisi penyaluran kredit masih didominasi sektor perdagangan, restoran
dan hotel Rp298,4 triliun atau 34,6%, diikuti pertanian Rp100 triliun atau 11,7%
dan perindustrian Rp76,7 triliun atau 8,9%.

Alhasil, porsi pinjaman UMKM telah mencapai 76,3% dari total outstanding
kredit BRI sebesar Rp857,3 triliun. BRI tercatat telah menyalurkan kredit mikro
senilai Rp43 miliar hingga triwulan III/2019 kepada 2.221 petani sebagai bagian
dari program perhutanan sosial.

Kemudian dalam penyaluran bantuan pangan non tunai (BPNT), Program Keluarga
Harapan (PKH) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP), BRI telah menyalurkan sebesar
Rp3,6 triliun untuk 5,09 juta keluarga penerima manfaat, PKH sebesar Rp13,3
triliun dengan 3,8 juta keluarga penerima manfaat dan KIP sebesar Rp5,13
triliun untuk 10,9 juta siswa.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Kawasaki W175 ABS dan W175 Street Kembali Hadir untuk Konsumen Indonesia

PT. Kawasaki Motor Indonesia kembali menghadirkan W175 ABS dan W175 STREET, dua model bergaya retro autentik yang menjadi bagian...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img