MONETER –
PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) membukukan laba bersih sebesar Rp4,61 triliun
di kuartal III-2022. Laba ini meningkat 5,3% dibandingkan dengan tahun lalu
sebesar Rp4,37 triliun.
“Kenaikan laba ini sejalan dengan tumbuhnya penjualan,”
tulis perseroan dalam laporannya. Tulisnya, UNVR mengakumulasi penjualan
sebesar Rp31,53 triliun atau naik 5,0% secara tahunan dibandingkan dengan
Rp30,02 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.
Segmen rumah tangga dan perawatan tubuh menjadi
kontributor penjualan terbesar dengan nilai Rp20,83 triliun selama
Januari-September 2022. Nilai penjualan ini naik 3,91% dibandingkan dengan
periode yang sama tahun lalu sebesar Rp20,05 triliun.
Sementara itu, segmen makanan dan minuman membukukan
penjualan sebesar Rp10,70 triliun atau tumbuh 7,27% yoy dibandingkan dengan
Rp9,97 triliun pada tahun lalu.
“Daya saing UNVR menguat di kuartal III/2022
berdasarkan laporan Nielsen, dengan pangsa pasar yang tumbuh dibandingkan
dengan kuartal sebelumnya baik secara nilai maupun volume,” kata Presiden
Direktur Unilever Indonesia, Ira Noviarti.
Katanya, UNVR akan melanjutkan komitmen untuk
memperkuat fundamental dan meningkatkan daya saing lewat strategi prioritas.
Strategi tersebut mencakup optimasi potensi merek-merek besar Unilever,
memperluas portofolio produk premium, dan menjaga posisi kepemimpinan di kanal
perdagangan umum, modern, dan digital.
“Kami telah menempatkan level investasi yang tepat
untuk meningkatkan daya saing brand-brand kami. Hal ini dilakukan dengan
peningkatan investasi periklanan sebesar 27 persen dibandingkan dengan tahun
lalu,” kata Ira.
Sejalan dengan transformasi kanal penjualan yang
dimulai sejak 2021, Ira mengatakan Unilever Indonesia mulai mengurangi stok
dari sisi penjualan pada kuartal ketiga tahun ini dan bakal berlanjut sampai
akhir tahun.
“Kami melihat pentingnya membangun bisnis yang future-fit dan menciptakan sistem yang
efisien, sehingga kami bisa bergerak lebih gesit dan tangkas untuk merespons
pasar,” katanya.
Perseroan juga melaporkan bahwa serangkaian lini
produk baru mulai memperlihatkan hasil dan kontribusi. Perseroan melaporkan
rangkaian produk rumah tangga Korean Strawberry dan rangkaian Shampo Dove
Micellar di kuartal kedua terus diminati, diikuti oleh inovasi di segmen
premium. Sementara itu dalam laporan keuangan kuartal III/2022 induk UNVR,
Unilever Plc., penjualan di kawasan Asia Pasifik dan Afrika mencapai 20,86
miliar poundsterling atau sekitar Rp375,58 triliun. Capaian tersebut tumbuh
15,1% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 18,13 miliar
poundsterling.
Unilever menyebutkan bahwa kinerja penjualan di
Indonesia selama kuartal III/2022 didorong oleh pertumbuhan harga jual,
sementara volume terimbas kebijakan volume stok di level penjualan. Di sisi
lain, penjualan di pasar Vietnam, Filipina, dan Thailand berhasil tumbuh dua
digit akibat basis yang rendah selama pembatasan sosial tahun lalu.




