Minggu, Maret 1, 2026

Sejumlah Komoditas Produk Pertambangan Tunjukkan Tren Positif

Must Read

Moneter.id
Hingga periode akhir Juni 2020, harga
sejumlah komoditas produk pertambangan menunjukkan tren positif di tengah
pandemi Covid-19. Kondisi tersebut mempengaruhi harga penetapan Harga Patokan
Ekspor (HPE) produk pertambangan yang dikenakan bea keluar (BK) untuk periode
Juli 2020. Ketentuan ini ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor
60 Tahun 2020, tanggal 26 Juni 2020.

“HPE produk pertambangan periode Juli 2020
mengalami fluktuasi. Diantaranya komoditas konsentrat tembaga, konsentrat besi,
konsentrat besi laterit, konsentrat mangan, konsentrat timbal, konsentrat seng,
konsentrat pasir besi dan bauksit yang telah dilakukan pencucian mengalami
kenaikan dibandingkan periode bulan lalu
,”
kata
Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Luar
Negeri Srie Agustina
, Selasa (30/6/2020).

Menurutnya, kenaikan
harga tersebut dikarenakan pasar internasional sudah mulai membuka diri dan
sudah terdapat peningkatan permintaan pada beberapa komoditas produk
pertambangan. Sedangkan, untuk komoditas konsentrat ilmenite dan konsentrat
rutil masih mengalami penurunan dikarenakan permintaan terhadap produk tersebut
belum sepenuhnya normal.

Sejumlah produk pertambangan yang
dikenakan BK adalah konsentrat tembaga, konsentrat besi, konsentrat besi
laterit, konsentrat pasir besi, pellet konsentrat pasir besi, konsentrat
mangan, konsentrat timbal, konsentrat seng, konsentrat ilmenit, konsentrat rutil,
dan bauksit yang telah dilakukan pencucian.

Perhitungan harga dasar HPE untuk
komoditas konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir besi,
konsentrat mangan, konsentrat ilmenit, dan konsentrat rutil bersumber dari
Asian Metal dan Iron Ore Fine Australian. Sedangkan konsentrat tembaga, pellet
konsentrat pasir besi, konsentrat timbal, konsentrat seng, dan bauksit
bersumber dari London Metal Exchange (LME).

Dibandingkan periode sebelumnya, produk
pertambangan yang mengalami kenaikan harga rata-rata pada periode Juli 2020
adalah konsentrat tembaga (Cu ≥ 15%) dengan harga rata-rata USD 2.474,35/WE
atau naik sebesar 4,31%, konsentrat besi (hematit, magnetit) (Fe ≥ 62% dan ≤ 1%
TiO2) dengan harga rata-rata USD 85,46/WE atau naik sebesar 18,48%
.

Kemudian, konsentrat
besi laterit (gutit, hematit, magnetit) dengan kadar (Fe ≥ 50% dan (Al2O3 +
SiO2) ≥ 10%) dengan harga ratarata USD 43,67/WE atau naik sebesar 18,48%,
konsentrat mangan (Mn ≥ 49%) dengan harga ratarata USD 291,34/WE atau naik
sebesar 17,17%, konsentrat timbal (Pb ≥ 56%) dengan harga ratarata USD 698,50/WE
atau naik sebesar 5,13%
.

Lalu, konsentrat
seng (Zn ≥ 51%) dengan harga rata-rata USD 475,73/WE atau naik sebesar 3,24%,
konsentrat pasir besi (lamela magnetit-ilmenit) (Fe ≥ 56%) dengan harga
rata-rata USD 51,03/WE atau naik sebesar 18,84% dan Bauksit yang telah
dilakukan pencucian (washed bauxite) (Al2O3 ≥ 42%) dengan harga rata-rata USD
20,74/WE atau naik sebesar 6,10%.

Sedangkan produk yang mengalami penurunan
dibandingkan HPE periode sebelumnya adalah konsentrat ilmenit (TiO2 ≥ 45%)
dengan harga rata-rata USD 260,92/WE atau turun sebesar 1,56% dan konsentrat
rutil (TiO2 ≥ 90%) dengan harga rata-rata USD 916,31/WE atau turun sebesar
2,47%.

Sementara itu, pellet konsentrat pasir
besi (lamela magnetit-ilmenit) (Fe ≥ 54) dengan harga ratarata USD 117,98/WE
tidak mengalami perubahan.
“Penetapan
HPE periode Juli 2020 ini ditetapkan setelah memperhatikan berbagai masukan
tertulis dan koordinasi dari berbagai instansi terkait
,” pungkas Srie

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sambut Ramadan 2026, Grand Travello Hotel Bekasi Hadirkan Showcase Kuliner dan Paket Spesial

Grand Travello Hotel menggelar Ramadan Showcase 2026 sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berkualitas bagi masyarakat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img