Moneter.co.id – Mitsubishi
Motors Corporation (MMC) mengumumkan untuk kendaraan Outlander PHEV telah
terjual lebih dari 100.000 unit di Eropa sejak diluncurkan empat tahun lalu,
atau menyumbang lebih dari 10% penjualan Mitsubishi Motors di Eropa.
Ketika melakukan debutnya, di Belanda dan Skandinavia, Outlander PHEV membawa
dimensi baru dalam segmen SUV di Eropa sebagai kendaraan plug-in hibrida terlaris dalam tiga tahun terakhir (2015-2017).
Terlepas dari jumlah pesaing yang terus bertambah, Outlander PHEV tetap berada
di depan berkat perubahan model dan teknologi yang mumpuni.
Pada
tahun 2017, Outlander PHEV mempertahankan posisi nomor satu di Inggris,
Norwegia, dan Spanyol.
Outlander PHEV menjadi andalan teknologi Mitsubishi Motors, teknologi hibrida plug-in hibrida merupakan elemen
inti dari strategi produk itu.
Kendati demikian, Outlander PHEV tetap meneruskan tradisi teknis Mitsubishi
Motors, seperti penggerak empat roda (four-wheel
drive/4WD) sejak 1936, powertrains listrik
pada 1966 dan model SUV pada tahun 1982.
The Outlander PHEV adalah SUV ukuran menengah yang menawarkan kombinasi menarik
dengan dampak lingkungan yang rendah, keamanan aktif (Super-All Wheel
Control/S-AWC), keandalan yang sangat baik dan biaya operasional yang rendah.
Dikembangkan dari kendaraan listrik sepenuhnya, Outlander PHEV memiliki
arsitektur yang terdiri motor listrik depan, motor listrik belakang dan tanpa gearbox. Hal itu memberikan manfaat
karena kendaraan memiliki bobot lebih rendah guna efisiensi energi.
Outlander PHEV juga digunakan delegasi Jepang saat menghadiri Konferensi
Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa 2015 (COP21) di Paris, demikian
keterangan tertulis dari MMC.
Berikut rincian penjualan
Mitsubishi Outlander PHEV di Eropa sebanyak 100.097 unit, periode Oktober
2013 sampai Desember 2017):
Inggris
– 34,108 unit
Belanda
– 25,399 unit
Norwegia
– 13,429 unit
Swedia
– 9,957 unit
Jerman
– 6,743 unit
Perancis
– 2,580 unit
Spanyol
– 1,941 unit
Swiss
– 1,321 unit
Portugal
– 795 unit
Belgia
– 725 unit
(HAP/Ant)




