Moneter.co.id – Setelah even Sail Sabang 2017 selesai beberapa waktu lalu, berbagai
atraksi wisata yang terangkum dalam Calendar of Event (COE) Aceh terus gencar
dilaksanakan, salah satunya adalah Aceh Bike Cross Country (ABCC).
Aceh Bike Cross Country kali ini merupakan untuk ketiga kalinya
ini digelar sejak 9 – 10 Desember 2017 di Dataran Tinggi Gayo yang meliputi
Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh Reza
Fahlevi menyatakan, Aceh Bike Cross Country 3 merupakan kegiatan olahraga yang
berbasis sepeda yang pernah digelar pada tahun-tahun sebelumnya dan sukses
membuat peserta puas dengan jalur track alam yang menantang.
“Negeri di atas awan, itulah julukan lainnya dataran
tinggi Gayo ini memang sangat pas untuk digelarnya Aceh Bike Cross Country,
selain berolahraga, peserta juga bisa dimanjakan dengan suguhan alam yang
indah,” ujarnya disiaran resminya, Senin (11/12).
Aceh Bike Cross Country, lanjut Reza tidak hanya bertujuan
untuk membangun semangat berolahraga dengan bersepeda, tapi juga untuk
memperkenalkan dataran tinggi Gayo dengan berbagai keunikan dan keindahan
alamnya yang layak dikunjungi wisatawan nusantara dan mancanegara.
“Keindahan panorama dan pesona Lut Tawar, kebun kopi
yang melimpah, udara yang segar menjadi daya tarik tersendiri dataran tinggi
Gayo,” ungkap Reza.
Dataran tinggi Gayo dengan berbagai pesona alam dan keramahan
masyarakatnya memiliki track bersepeda yang sungguh unik dan menantang bagi
peserta yang ingin menguji adrenalinnya. Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang
Pemasaran Disbudpar Aceh Rahmadhani yang turut hadir menyaksikan secara
langsung ke lokasi.
Reza menjelaskan, dataran Tinggi Gayo yang terdiri dari tiga
Kabupaten, yaitu Aceh Tengah, Benar Meriah dan Gayo Lues akan terus
dipromosikan sebagai destinasi wisata agro dan petualangan dengan karakter alam
yang indah dan unik. “Tentunya kita akan bekerjasama dengan lintas sektor untuk
mewujudkannya,” ucapnya.
Berbagai atraksi wisata berbasis karakater alam, akui
Rahmadhani akan terus digelar Disbudpar Aceh bekerjasama dengan Kementerian
Pariwisata RI, Pemerintah Kabupaten dan komunitas di daerah dalam rangka
memperkenalkan dan mempromosikan dataran tinggi Gayo dengan berbagai keunggulan
alam dan budayanya.
“Hal yang paling menarik dari kegiatan ABCC 3 tersebut
diikuti 350 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Aceh,” ujar Rahmadhani
setelah mendampingi Bupati Benar Meriah Ahmadi saat melepas peserta ABCC 3 di
halaman pendopo setempat.
Sementara, Ketua Panitia Aceh Bike Cross Country 3, Mahyadi
juga merasakan kebanggaannya karena berhasil menyelenggarakan ABCC 3 menjelang
pergantian tahun 2017 yang juga diikuti banyak peserta dengan suguhan hadiah
menarik.
“Pada Aceh Bike Cross Country 3 tahun lalu hanya diikuti
oleh sekitar 250 peserta, dan tahun 2017 berhasil diikuti 350 peserta dengan
rute perkebunan kopi, jalan tanah yang menantang, hamparan persawahan,
sekaligus melihat pemandangan alam dari ketinggian, serta menikmati pesona Kota
Simpang Tiga Redelong dan Kota Takengon hingga mencapai finish di kawasan hutan
Oregon,” ujar Mahyadi.
Para peserta akan melakukan finish di halaman kantor Bupati
Aceh Tengah setelah menjelajahi rute dengan jarak sekitar 35 km dengan melewati
kawasan Hutan Oregon. (TOP)




