Minggu, Maret 1, 2026

SKK Migas Andalkan Blok Rokan untuk Capai Produksi 1 Juta BOPD

Must Read

Moneter.id

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK
Migas) tetap mengandalkan Blok Rokan untuk mencapai produksi 1 juta BOPD (barel
minyak per hari) dan gas 12 BSCFD (milyar kaki kubik per hari) di tahun 2030,
karena memiliki potensi cadangan yang besar.

Penasihat Ahli SKK Migas Satya Widya Yudha menyebutkan
potensi cadangan minyak dari WK Rokan diperkitakan masih 2 miliar barel.

“Memperhatikan potensi yang ada, maka WK Rokan akan
tetap menjadi tulang punggung produksi migas nasional dalam kurun waktu yang
lama, melalui lapangan existing,
optimalisasi lapangan, optimalisasi metode waterflood,
steamflood, serta chemical EOR. Jadi wilayah kerja ini
juga akan menjadi andalan untuk mendukung target produksi 1 juta barel di tahun
2030,” ujar Satya, Selasa (24/11/2020).

Melihat peluang tersebut, SKK Migas berupaya agar masa
transisi Blok Rokan yang bakal dikuasai Pertamina pada 2021 dapat berjalan
lancar. Upaya tersebut tidak hanya transisi terkait kegiatan operasi produksi
namun soal krusial perizinan terkait tanah.

“Dalam identifikasi SKK Migas, ada tanah yang akan
menjadi lokasi pemboran namun belum tersertifikasi sebagai milik Chevron
Pacific Indonesia (CPI), ada pula tanah yang masih dimiliki masyarakat.
Kesiapan perizinan mutlak dilalui karena peralatan pemboran walaupun sudah
ready akan terkendala jika tanah yang menjadi lokasi pemboran masih dikuasai
pihak lain maupun status legalitasnya belum jelas”, kata Kepala Divisi
Formalitas SKK Migas Didik S. Setyadi.

Untuk itu pihaknya saat ini mendorong agar perizinan
tetap melekat di operator yang lama. “Melalui One Door Service Policy (ODSP), SKK Migas bersama CPI akan
menyelesaikan izin-izin yang masih terbengkalai, hal ini bertujuan agar saat
menunggu operator baru masuk, kegiatan operasi tidak terhenti. Tanggal 26
November 2020, daftar perizinan yang dibutuhkan oleh CPI sudah harus final,”
katanya.

Sementara Kepala Divisi Pengadaan SKK Migas, Erwin
Suryadi mengatakan, SKK Migas telah memiliki pengalaman mendampingi alih kelola
WK non-Pertamina ke Pertamina.

“Setiap kasus kami jadikan pembelajaran, sehingga pada
saat mengelola alih kelola WK Rokan, kami yakin investasi tetap bisa
dilaksanakan,” tungkas Erwin.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sambut Ramadan 2026, Grand Travello Hotel Bekasi Hadirkan Showcase Kuliner dan Paket Spesial

Grand Travello Hotel menggelar Ramadan Showcase 2026 sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berkualitas bagi masyarakat...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img