Kamis, Januari 15, 2026

Sleek raih pendanaan Seri A senilai lebih Rp200 miliar, akan digunakan untuk ini?

Must Read

Moneter
Platform manajemen layanan korporat terkemuka untuk start-up dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Sleek memperoleh pendanaan
Seri A senilai US$14 juta atau senilai lebih Rp 200 miliar (kurs Rp 14.300)
yang dipimpin oleh Jungle Ventures dan White Star Capital.

“Perolehan dana segar ini menambah total pendanaan
menjadi US$24 juta. Sleek akan menggunakan dana segar tersebut untuk memperkuat
pengembangan teknologi dan produk, perekrutan SDM, berekspansi di pasar yang
sudah ada, dan memasuki pasar yang baru,” tulis keterangan resmi Sleek, Selasa
(16/11).      

“Kami sangat bersemangat bekerja sama dengan White
Star Capital dan Jungle Ventures, seiring dengan ekspansi layanan kami dan
memasuki dua pasar baru – Australia dan England. Kerja sama ini memungkinkan
kami tumbuh lebih cepat dan mengembangkan produk kami lebih jauh untuk menjadi go-to digital platform bagi semua
pengusaha,” kata Julien Labruyere, Co-Founder
Sleek.

“Kami sangat berpuas hati untuk dapat melakukan
investasi kedua kami di Asia Tenggara dari penggalangan dana investasi ketiga
yang baru kami umumkan. Kami percaya dapat menjadi partner yang luar biasa
untuk Sleek dan memanfaatkan rekam jejak global kami untuk memperkuat pertumbuhan
Sleek di Eropa dan Australia,” tambah Eric Martineau-Fortin, Founder dan
Managing Partner White Star Capital.

Didirikan pada tahun 2017 oleh Julien Labruyere dan
Adrien Barthel di Singapura, Sleek
merupakan sistem operasional back-end
untuk para start-up dan UMKM, sebuah
platform yang sederhana untuk di gunakan, untuk mengatur semua operasi back office secara mulus, serta mencari
panduan dari para profesional berkualifikasi.

Platform ini menyederhanakan, mengotomatisasikan,
dan mengintegrasikan pengaturan perusahaan, pelaporan keuangan dan peraturan,
pembukuan, dan layanan perbankan.

Sleek terus menambah pelanggan yang terus bertumbuh
hingga lebih dari 5.000 perusahaan, yang secara kolektif menghasilkan pendapatan
senilai US$700 juta dan memproses lebih dari 1,4 juta transaksi pembukuan pada
tahun 2020.

Sejak didirikan, Sleek telah berekspansi ke luar
Singapura, yaitu ke Hong Kong, Australia, England dan Philippines.  

Baru-baru ini, Sleek meluncurkan Sleek Business
Account yang menyederhanakan pembukaan akun bank bagi UKM. Layanan ini
memungkinkan start-up dan Usaha Kecil
Menengah (UKM) untuk membuka akun penyimpanan dalam waktu satu hari saja
melalui aplikasi Sleek, dan memulai transaksi, menghilangkan persyaratan
dokumen yang rumit sebelum membuka akun.

Sebagai tambahan, rincian akun juga bisa dilihat
dengan mudah di dashboard Sleek
bersama dengan metrik perusahaan lainnya untuk menyederhanakan rekonsiliasi
bank untuk tujuan akuntansi dan pembukuan. Sleek juga berencana meluncurkan
produk untuk menangani remitansi dan penerbitan kartu.

Sleek telah mengumumkan ekspansinya ke Eropa dengan
mengakuisisi Fresh Startups, pemimpin pasar manajemen inkorporasi di England
yang telah bekerja sama dengan 450.000 perusahaan di England sejak berdiri pada
tahun 2005.

Sleek akan menambahkan ke penawaran Fresh Startups
yang sudah ada untuk membangun platform manajemen layanan korporat yang
holistik bagi bisnis dan pengusaha yang berada di England. Ketentuan finansial
dari perjanjian tersebut tidak disebutkan.  

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

REDMI Note Series Tembus 460 Juta Unit Pengiriman Global

REDMI Note Series menjadi kontributor besar dengan total pengiriman lebih dari 460 juta unit di lebih dari 100 negara...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img