Jumat, Maret 13, 2026

SMF Bakal Terbitkan Empat Kali Obligasi dengan Total Rp9 Triliun

Must Read

Moneter.id – PT. Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF berencana menerbitkan surat utang (obligasi) dengan total nilai Rp9 triliun sebanyak empat kali sepanjang tahun 2019. Aksi ini untuk mendanai ekspansi pembiayaan perseroan.

Direktur SMF Heliantopo mengatakan perseoran akan menerbitkan instrumen utang di pasar keuangan dengan yang pertama pada Februari 2019. 

“Yang pertama nanti akan diterbitkan pada Februari 2019, jumlahnya nantilah. Jumlahnya akan sangat tergantung kondisi pasar dan juga nanti peruntukannya,” kata Topo, sapaan akrabnya, Senin (21/1).

Jumlah nilai instrumen utang untuk pendanaan sebesar Rp9 triliun itu naik cukup signifikan dibanding pendanaan dari pasar modal 2018 yang terealisasi sebesar Rp5,5 triliun.

Tahun lalu, lanjut Topo, target penerbitan instrumen utang sebagai pendanaan tidak mencapai dari target di sekitar Rp6 triliun. Hal itu karena kondisi pasar modal yang fluktuatif karena ketidakpastian ekonomi global.

Kemungkinan besar, kata Topo, instrumen tersebut berupa obligasi ataupun surat utang jangka menengah (MTN).

Meskipun nilai instrumen utang yang diterbitkan cukup besar, SMF masih memasang target pertumbuhan penyaluran pembiayaan, sekuritisasi, dan perolehan laba bersih yang moderat di kisaran 5-10 persen pada 2019.

Pada 2018, mengingat laporan keuangan SMF belum diaudit, Topo hanya memberikan perkiraan bahwa penyaluran pembiayaan kemungkinan Rp9,8 triliun, sedangkan sekuritisasi sebesar Rp2 triliun.

“Jumlah pembiayaan dan sekuritisasi yang tercapai itu, melebihi target SMF sepanjang 2018,” bebernya.

Sementara, Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo mengatakan perseroan memang tidak ingin terlalu ambisius memasang target di 2019 karena masih mewaspadai potensinya meningkatnya tekanan perekonomian global terutama di pasar keuangan.

“Hal itu juga termasuk strategi pendanaan yang akan diterapkan SMF untuk membiayai penyaluran pembiayaan dan sekuritisasinya,” ucapnya.

Namun, Ananta meyakini, pendanaan untuk SMF akan mencukupi untuk memenuhi target penyaluran pembiayaan.

“Kami tetap yakin dengan (peringkat) AAA dan kita di BUMN di bawah Kemenkeu dan satu-satunya pembiayaan sekunder perumahan di Indonesia, kami yakin akan dapat waktu dan permintaan yang tepat untuk keluarkan surat utang,” ujar Ananta

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Sustainability Bond Tahap II Bank bjb, Catat Permintaan Hingga Rp932,4 Miliar

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) menawarkan Sustainability Bond Tahap II dengan permintaan investor telah mencapai...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img