Jumat, Desember 12, 2025

SMGR Tambah PMN Pasca Ambil Alih Saham Semen Baturaja

Must Read

MONETER
– Setelah pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2022
tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara untuk modal saham perusahaan SMGR
pada tanggal 21 September 2022.

 

Rencana
PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) kian terang yang akan menerima pengalihan
sebanyak 7.499.999.999 lembar saham seri B atau 75,51% porsi kepemilikan pada
PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) milik pemerintah.

 

“Dengan
pengalihan itu, untuk dijadikan tambahan penyertaan modal negara pada SMGR,
akan mengakibatkan perubahan status SMBR dari persero menjadi perseroan
terbatas. Tapi, saham seri A tetap dimiliki oleh Negara sebagai kontrol
sebagaimana diatur dalam anggaran dasar perseroan. Dampak lanjutannya, SMGR
akan menguasai 75,51% saham SMBR dan sisanya yakni sebesar 24,49% dipegang oleh
masyarakat,” Perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

 

Kementerian
BUMN menyiapkan strategi bisnis dan termasuk konsolidasi PT Semen Indonesia
(Persero) Tbk yang berencana mengakuisisi PT Semen Baturaja Tbk.

 

“Pemerintah
berencana meng-inject-kan porsi saham pemerintah ke Semen Indonesia,” ujar
Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (Wamen BUMN) Kartika Wirjoatmodjo

 

Seperti
diketahui, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk akan dapat tambahan inbreng PMN
dari PT Semen Baturaja (Persero) Tbk. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)
akan menjual saham jenis saham dalam portepel dengan metode privatisasi rights
issue sesuai dengan persetujuan inbreng Semen Baturaja pada Semen Indonesia
sebagai implementasi kebijakan Kementerian BUMN dalam melakukan integrasi Sub
Klaster Semen demi penguatan BUMN dalam persaingan industri semen.

 

“Semen
Baturaja ini perusahaan di luar holding semen, kami sudah sepakat akan
inject-kan ke Semen Indonesia, melalui rights issue seperti saat meng-inject
Pegadaian dan PNM ke BRI,” jelas Tiko.

 

Direktur
Utama SMBR, Daconi menyambut baik penggabungan ini karena dipastikan akan
memberikan SMBR nilai tambah. Daconi bahkan berharap dengan integrasi ini akan
membuat SMBR bisa menambah volume penjualan terutama untuk di Sumatera Selatan.

 

“Penggabungan
ini juga akan berimbas ke konsumen, harga akan lebih menguntungkan bagi
produsen dan konsumen, belum lagi soal procurement akan lebih efisien. SDM akan
lebih kompeten, salah satu inisiatif, produksi akan meningkat termasuk
benchmarking karena dilakukan bersama-sama,” jelas Daconi.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Perkuat Dominasi di Segmen Supernaked dan Retro Premium, Kawasaki Luncurkan Z1100 dan Z900RS MY2026

Menjawab penantian pecinta adrenalin dan gaya hidup klasik modern, PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) menutup tahun 2025 dengan langkah strategis dengan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img