Sabtu, Juni 13, 2026

Survey Perbankan: Biaya Kredit Turun 1 Basis Poin di Kuartal III 2017

Must Read

Moneter.co.id – Bank Indonesia (BI) memproyeksikan bahwa biaya kredit atau cost of loanable fund di kuartal III 2017 akan mengalami penurunan sebesar 1 basis poin menjadi 9,47%. Hasil ini setelah BI melakukan survei perbankan kepada 41 bank umum yang berkantor pusat di Jakarta dan memiliki pangsa pasar 80% dari total kredit bank umum. Sementara untuk biaya dana atau cost of fund dalam rupiah diprediksi akan tetap berada di angka 6,20%.

Berdasarkan keterangan resmi BI di Jakarta, Senin (17/7), dijelaskan seiring dengan stabilnya suku bunga dana dalam rupiah, rerata suku bunga kredit modal kerja pada kuartal tiga tahun ini diprediksi stabil di level 11,95%. Untuk suku bunga kredit investasi juga diproyeksi stabil di level 12,40%.

“Untuk suku bunga kredit, konsumsi diprediksi turun 4 basis poin menjadi 14,74%. Penurunan tertinggi diproyeksi akan berada pada kredit multi guna yang bakal mengalami penurunan 37 basis poin dan juga KPR/KPA yang diproyeksi turun 10 basis poin,” tulisnya.

Sementara itu, cost of fund dan cost of loanable fund dalam mata uang US$ diperkirakan naik masing-masing 5 basis poin dan 3 basis poin di kuartal tiga tahun ini. 

Hal tersebut bakal mendorong kenaikan suku bunga kredit moda kerja, kredit investasi, dan kredit konsumsi masing-masing sebesar 3 basis poin, 4 basis poin, dan 6 basis poin. Suku bunga kartu kredit diproyeksikan stabil di angka 26,35% dan kredit Tanpa Agunan (KTA) di level 19,51%.

Rep.Hap

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

INOV Bukukan Penjualan Rp177 Miliar pada Kuartal I 2026, Tumbuh 36 Persen

PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV), perusahaan daur ulang limbah PET terkemuka di Indonesia, mencatatkan kinerja positif pada kuartal...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img