Selasa, Maret 3, 2026

BEI

Jadi Emiten ke-35, Campina Resmi Melantai di BEI

Moneter.co.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana PT Campina Ice Cream Industry Tbk sebagai emiten ke-35 di sepanjang tahun 2017. "Dengan resminya pencatatan saham itu maka target pencatatan saham melalui mekanisme penawaran umum perdana saham (IPO) tahun ini tercapai," kata Direktur Penilaian...

BEI Catat Dua Obligasi Berkelanjutan Rp 650 Miliar dan Rp 800 Miliar

Moneter.co.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menerima pencatatan saham perdana dan dua pencatatan obligasi berkelanjutan pada pekan ini. Obligasi tersebut, dicatatkan di pasar saham Indonesia pada hari yang sama. Pertama Obligasi Berkelanjutan II Lautan Luas Tahap II Tahun 2017 yang dicatatkan dengan nilai nominal...

Semestar II/2018, PT Phapros Bakal IPO

Moneter.co.id - Anak usaha PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero), PT Phapros Tbk., berencana menggelar penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) pada semester II/2018. Saat ini, PT Phapros telah menyandang status Tbk., namun sahamnya tidak tercatat di bursa dan tidak diperdagangkan melalui sistem Bursa Efek...

Resmi IPO, PP Presisi Lepas 2,352 Miliar Saham

Moneter.co.id - Hari ini, Jumat 24 November 2017, PT PP Presisi Tbk resmi mencatatkan sahamnya ‎di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui mekanisme initial public offering (IPO). Perseroan melepas saham sebanyak-banyaknya 2,351 miliar saham di harga Rp430 per saham. “Ini bagian dari strategi perusahaan ‎untuk tumbuh...

Obligasi I KAI: Catat Emisi Rp 2 Triliun

Moneter.co.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah melakukan pencatatan obligasi perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI).  Pada masa penawaran, obligasi I KAI dengan nilai emisi Rp2 triliun tersebut mengalami kelebihan permintaan (oversubscribe) sebanyak 2,5 kali atau secara total Rp5,2 triliun. Direktur Keuangan KAI Didiek Hartantyo...

Tahun Depan, Nindya Karya Bakal IPO

Moneter.co.id - PT Nindya Karya (Persero) berencana melakukan penawaran saham perdana ke publik (initial public offering/IPO) paling cepat tahun 2018. Hal ini seiring dengan segera tuntasnya restrukturisasi perusahaan. ”Persiapan IPO sudah dilakukan, tinggal menunggu waktu yang tepat untuk masuk ke pasar modal. Bisa 2018 tapi bisa...

Besok, Saham Berau Coal Dihapus dari Papan Perdagangan BEI

Moneter.co.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menghapus saham PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) dari papan perdagangan pada 16 November 2017. Dilansir dari keterbukaan informasi yang diterbitkan BEI, Rabu (15/11), sesuai dengan ketentuan tentang penghapusan pencatatan efek (delisting) dan pencatatan kembali (relisting) di...

Dongkrak Literasi Pasar Modal Syariah, BEI Bakal Buka 80 Galeri di Tahun 2018

Moneter.co.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan akan menambah dua kali lipat jumlah galeri investasi syariah pada tahun 2018. Hal ini guna meningkatkan literasi pasar modal syariah di kalangan masyarakat.”Tahun ini, sekarang yang diresmikan ini, yang ke-40. Tahun depan, dua kali lipat jadi...

Bos BEI: Kita Harus Punya Bursa Efek Syariah yang Full Syariah

Moneter.co.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Pasar Keuangan Dubai (DFM) bekerja sama dalam pengembangan keuangan syariah. Contohnya, menjadikan Indonesia sebagai hub atau pusat pasar keuangan syariah global.Usai bertemu dengan otoritas pasar keuangan di Dubai, Uni Emirat Arab(UEA), Minggu (29/10),...

BEI Sebut Campina Ice Cream Bakal IPO

Moneter.co.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan bahwa PT Campina Ice Cream Industry sedang menyiapkan rencananya untuk melaksanakan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) dengan melepas sekitar 30 persen sahamnya."Campina Ice Cream Industry sudah melakukan mini expose ke BEI. Aset perusahaan itu...
- Advertisement -spot_img

Latest News

Lebaran Jadi Titik Balik Finansial, Pencarian Rumah Melonjak Usai Hari Raya

Narasi mengenai tantangan Generasi Z dan Milenial dalam memiliki hunian pribadi kian mengemuka sebagai isu krusial. Kekhawatiran ini bukan...
- Advertisement -spot_img