Kamis, Maret 5, 2026

Laba

Naik 49.5 Persen, PTBA Kantongi Laba Bersih Rp 2,576 Triliun di Semester I/2018

Moneter.id - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mencatatkan laba bersih sebesar Rp2,576 triliun pada akhir semester I/2018. Laba ini tumbuh 49.5% dibanding periode yang sama tahun 2017 sebesar Rp1,723 triliun. “Pertumbuhan positif juga terjadi pada pendapatan perseroan di semester I/2018 sebesar Rp10,52 atau mengalami naik 17,54%...

Laba Bersih Bank Jatim Naik 5,01 Persen di Semester I/2018

Moneter.id - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) mencatat kinerja keuangan positif sepanjang semester I/2018. Berdasarkan laporan keuangan perseroan, Kamis (19/7) disebutkan, pada semester I tahun buku 2018 (unaudited), aset Bank Jatim tumbuh 15,63% atau sebesar Rp59,54 triliun dan laba bersih tercatat Rp758,28...

Turun 60 Persen, Barito Pacific Hanya Kantongi Laba Bersih Rp274,12 Miliar

Moneter.id - PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mencatatkan penurunan laba bersih signifikan menjadi sebesar US$ 19,12 juta (Rp 274,12 miliar) pada paruh pertama 2018. Laba ini turun 60,93% dibandingkan pendapatan pada periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 48,96 juta atau Rp 701,63 miliar. Berdasarkan...

Beban Pokok Pendapatan ‘Membengkak’, Laba Bersih Chandra Asri Petrochemical Turun 31 Persen

Moneter.id - Laba bersih PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) turun 31,8% menjadi US$ 73,40 juta dibandingkan priode yang sama tahun lalu sebesar US$ 107,7 juta. Hal ini dikarenakan membengkaknya beban pendapatan. Menurut informasi perseroan dalam siaran persnya di Jakarta,Rabu (27/06) beban pokok pendapatan Chandra Asri...

Hingga Mei 2018, BRI Syariah Kantongi Laba Bersih Rp 96,31 Miliar

Moneter.id - PT Bank BRIsyariah Tbk (BRIS) membukukan laba bersih Rp96,31 Miliar pada Mei 2018. Angka ini naik 85,16% dibandingkan perolehan di periode yang sama pada tahun lalu sebesar Rp52,02 miliar. Direktur Utama BRIsyariah, Hadi Santoso mengatakan, peningkatan laba bersih tersebut terutama berasal dari pendapatan operasional...

Tahun Ini, BRI Syariah Optimis Raup Laba Rp 225 Miliar

Moneter.id - PT Bank BRIsyariah Tbk optimis memperoleh laba hingga Rp225 miliar dengan tingkat penyaluran pembiayaan Rp22,68 triliun dan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp28,28 triliun. Direktur utama BRIsyariah, M Hadi Santoso di Jakarta, Selasa, (26/06) mengatakan, BRIsyariah menargetkan perolehan laba sebesar Rp225 miliar dengan...

Masuk Daftar Hitam Pertamina, BULL Catat Laba Bersih USD 3,02 Juta di Kuartal I/2018

Moneter.id - PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 109,72% menjadi US$3,02 juta pada kuartal I/2018. Laba ini naik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$1,44 juta. ”Kinerja keuangan kami terus berangsur-angsur membaik, begitu juga kinerja saham BULL," kata Direktur...

Target PT POS, Kantongi Laba Rp 400 Miliar di 2018

Moneter.id - PT Pos Indonesia menargetkan dapat meraih laba sekitar Rp 400 miliar sepanjang 2018. Pada kuartal I/2018, perseroan telah membukukan laba sebesar Rp 100 miliar. Direktur Keuangan PT Pos Indonesia Eddi Santosa mengatakan, pada Kuartal I/2018 PT Pos membukukan kenaikan laba 30% (yoy). Kenaikan laba...

Laba PT Kawasan Industri Jababeka Turun 75 Persen di Kuartal I/2018

Moneter.id - PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) mencatatkan penurunan laba bersih di kuartal I/2018 sekitar 75%. Laba ini berkurang Rp 15 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 54,67 miliar. Corporate Secretary PT Kawasan Industri Jababeka Tbk, Muljadi Suganda mengatakan, pelemahan rupiah menjadi...

Laba Tempo Naik 122,6 Persen Sepanjang 2017

Moneter.id - PT Tempo Inti Media Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp3,063 miliar sepanjang tahun 2017. Laba ini meningkat 122,6% dibandingkan rugi bersih yang diderita perusahaan pada tahun 2016 sebesar sebesar Rp 13,56 miliar. Direktur Utama Tempo Inti Media, Toriq Hadad mengatakan, kondisi keuangan Tempo...
- Advertisement -spot_img

Latest News

Ini Daftar Software HRIS Terlengkap di Indonesia

Di era digital 2026, perusahaan tidak lagi bisa mengandalkan sistem manual untuk mengelola SDM. Administrasi karyawan, absensi, payroll, pajak,...
- Advertisement -spot_img