Moneter.id – PT Matahari Department Store Tbk
(LPPF) membukukan rugi bersih senilai Rp0,9 triliun pada tahun 2020
atau memburuk dibandingkan 2019 yanng mencatatkan laba bersih senilai
Rp1,4 triliun. “Kerugian itu sejalan dengan penurunan penjualan kotor
sebesar 52,3% menjadi Rp8,6 triliun pada tahun 2020,” tulis keterangan
resmi perusahaan ritel ini...
Moneter.id - Emiten ritel PT Matahari
Department Store Tbk (LPPF) membukukan laba bersih sebesar Rp 1,37 triliun sepanjang
tahun 2019. Laba ini tumbuh 24,56% dibandingkan tahun lalu sebesar Rp 1,1
triliun.
“LPPF juga membukukan pendapatan
tumbuh tipis 0,3% menjadi Rp10,28 triliun pada tahun lalu. Adapun,...
Moneter.id - PT Matahari Department
Store Tbk (LPFF) menyiapkan dana Rp1,4 triliun untuk membeli
kembali atau buyback saham perseroan. Perseroan akan melakukan buyback sebanyak-banyaknya
10% dari modal disetor dan ditempatkan perseroan
atau sebesar 291.791.808 saham.
Persetujuan buyback saham sebanyak 7% atau setara 204.254.266 saham telah diberikan
pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Oktober 2018 silam.
Saat...
Moneter.co.id - Hari Darmawan, pendiri Matahari Department Store, meninggal
secara tragis. Jenazahnya ditemukan mengambang di aliran Sungai Ciliwung, Sabtu
(10/3).
Hari Darmawan yang juga merupakan pemilik Taman Wisata Matahari
(TWM). Dia sempat dinyatakan hilang pada Jumat malam (9/2) sekitar pukul 21.30
WIB. Ia diketahui tengah berada...
Moneter.co.id - PT Matahari
Department Store Tbk (LPPF) mencatatkan penurunan keuntungan sebesar 6,83% menjadi Rp1,5 triliun per September 2017.
Padahal, di periode yang sama tahun lalu perusahaan yang tergabung dalam Grup
Lippo ini masih sanggup menorehkan laba Rp1,61 triliun.
Sementara pertumbuhan penjualan di toko...
Moneter.co.id - Emiten bersandi LPPF, PT Matahari Department Store Tbk (MDS). berencana akan memperbesar kepemilikan saham di Mataharimall.com dengan melakukan suntikan dana senilai Rp425 miliar.Pada akhir tahun 2016, MDS telah menginvestasikan dana senilai Rp180 miliar atau setara dengan 8,83% kepemilikan...