Moneter.id – PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) membukukan penjualan
bersih sebesar Rp2,75 triliun sepanjang tahun 2018. Angka ini meningkat 10,59%
secara tahunan (yoy).
Perseroan mengungkapkan, perolehan itu berasal dari
penjualan perhiasan dan logam mulia dari unit usaha grosir sebesar Rp2,46
triliun atau berkontribusi 89,54% terhadap penjualan bersih.
“Adapun, penjualan dari unit usaha toko sebesar
Rp284,92 miliar atau berkontribusi 10,38% terhadap penjualan. Perseroan
memperoleh imbalan waralaba sebesar Rp2,22 miliar atau bekrontribusi 0,08%
terhadap penjualan,” tulis perseroan diketerangan resminya akhir pekan lalu.
Sejalan dengan kenaikan penjualan, HRTA membukukan
pertumbuhan laba bersih 11,88% secara tahunan menjadi sebesar Rp123,40 miliar
pada 2018.
Seperti diketahui, laba sebelum pajak penghasilan
perseroan yang semula Rp147,19 miliar pada 2017 menjadi Rp165,79 miliar pada
2018. Kinerja yang positif didukung oleh kenaikan harga emas sekitar 5%
sepanjang tahun lalu.




