Moneter.id – Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) menerima
bantuan keuangan dari Pemerintah provinsi (Pemprov) Jabar Tahun 2020 senilai Rp744
miliar.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
(Bappeda) Provinsi Jawa Barat Taufik Budi Budi Santoso mengatakan ada beberapa
pertimbangan yang membuat Tasikmalaya mendapat porsi bantuan keuangan lebih
besar dari daerah lain.
“Pertimbangan pertama yaitu terkait daerah dengan
kawasan lindung tertinggi (65%), indeks pembangunan manusia terendah kedua di
Jabar,” ucapnya, Selasa (10/12).
“Lalu daerah dengan rumah tangga miskin
tertinggi di Jabar, urutan kelima daerah dengan luas terbesar di Jabar dan
daerah dengan capaian PAD terendah di Jabar,” kata Taufik.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Oleh
Soleh mengatakan, ada empat kriteria bagi kabupaten kota dalam penentuan jumlah
bantuan keuangan yakni tingkat IPM, luas wilayah, jumlah penduduk, dan keadaan
infrastruktur.
Ketika ditanyakan tentang adanya kekhawatiran
penyalagunaan anggaran tersebut seperti dugaan korupsi dana bansos yang terjadi
Kabupaten Tasikmalaya beberapa waktu lalu, politisi Fraksi PKB DPRD Jabar ini
mengatakan hal itu dilakukan oleh oknum tertentu.
“Kalau soal bansos yang bermasalah, itu
kembali kepada penerima dan oknum pelaku yang tidak bertangung jawab,”
kata dia. (Ant)




