Senin, Januari 26, 2026

Tahun Depan, Nindya Karya Bakal IPO

Must Read

Moneter.co.id – PT Nindya
Karya (Persero) berencana melakukan penawaran saham perdana ke publik (
initial public offering/IPO) paling
cepat tahun 2018. Hal ini seiring dengan segera tuntasnya restrukturisasi
perusahaan.

”Persiapan
IPO sudah dilakukan, tinggal menunggu waktu yang tepat untuk masuk ke pasar
modal. Bisa 2018 tapi bisa juga di tahun berikutnya, tergantung situasi pasar,”
kata GM Investment PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA), Boedi Djatmiko di
Malang, Minggu (19/11).

PPA merupakan pemegang 99% saham
Nindya Karya sejak perusahaan konstruksi ini masuk dalam program
restrukturisasi PPA tahun 2012. Dijelaskannya, sejak masuk dalam daftar
restrukturisasi PPA, kinerja keuangan Nindia Karya terus mengalami peningkatan.

Pada tahun 2016, Nindya Karya
membukukan pendapatan sebesar Rp4,6 trilliun dengan laba sekitar Rp180 miliar.
Kontrak baru yang diraih perusahaan juga terus melonjak yang ditargetkan
mencapai sekitar Rp10 triliun pada 2017. Belum termasuk kontrak carry over atau peralihan dari tahun
sebelumnya sebesar Rp7,9 triliun.

”Dengan
performa kinerja keuangan tersebut, Nindya Karya sudah sangat memenuhi syarat
untuk IPO,” ujar Boedi.

Boedi memperkirakan kapitalisasi pasar
Nindya Karya saat IPO nanti bisa berkisar Rp4 triliun-Rp4,5 triliun. Sementara
sampai dengan kuartal III 2017, total aset sudah mencapai sekitar Rp4,7
triliun.

Namun, Boedi
tidak bisa memastikan kapan waktu yang tepat untuk mencatatkan saham Nindya
Karya di BEI, termasuk berapa besar saham yang akan dilepas ke publik.

”Kita lihat timing yang bagus. Tahun 2018 dan
menjelang 2019 memasuki tahun politik. Selain itu, sejumlah anak usaha BUMN
konstruksi juga sedang antri IPO di Bursa Efek Indonesia,” ujarnya.

Ia menyebutkan, dana hasil IPO akan
digunakan untuk menambah modal kerja perusahaan. Sementara itu, GM Business
Advisory & Asset Management Ardian Pratama menambahkan, modal merupakan hal
utama dalam bisnis kontraktor.

”Pemerintah
menugasi PPA agar menyehatkan Nindya Karya, seperti yang pernah kami lakukan
pada PT Waskita Karya (Persero) beberapa lalu,” ujarnya.

Sekedar informasi, selama proses
restrukturisasi, PPA sudah melakukan penambahan modal dalam bentuk dana
talangan kepada Nindya Karya sebesar Rp500 miliar. (HAP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Kawasaki W175 ABS dan W175 Street Kembali Hadir untuk Konsumen Indonesia

PT. Kawasaki Motor Indonesia kembali menghadirkan W175 ABS dan W175 STREET, dua model bergaya retro autentik yang menjadi bagian...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img