Moneter.co.id – Pada tahun 2018 PT Pertamina tak ada
penambahan sumur minyak dan gas (migas) baru. Demikian disampaikan Field Manager PT Pertamina Eksplorasi dan Produksi Aset V Lapangan Tanjung, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan Andri Haribowo.
“Dengan alasan dana tahun depan tidak ada
penambahan sumur migas baru jadi hanya mengoptimalkan sumur lama,” ucap Andri di Tanjung, Selasa (15/11).
Sedangkan sumur migas baru di
Kecamatan Pugaan produksi minyaknya masih di bawah target 150 barel per hari
yakni sekitar 50 barel per hari.
Meski produksi minyak masih rendah, lanjut Andri kegiatan eksploitasi di sumur migas Kecamatan Pugaan tetap dilanjutkan
mengingat dana yang dialokasikan sangat besar.
Selanjutnya, Pertamina hanya
menargetkan produksi migas tahun ini sekitar 3.300 barel per hari atau kurang
dari 4.000 barel per hari mengingat belum ada penambahan sumur migas
baru.
“Sedangkan untuk mengoptimalkan sumur
migas tua sesuai anjuran pemerintah untuk tingkatkan produksi migas perlu
teknologi yang juga memerlukan dana cukup besar,” kata Andri.
Namun kebijakan pemerintah pusat
memberikan kompensasi bagi PT Pertamin EP Aset V Tanjung Field berupa delapan
sumur migas baru menyusul pengambilalihan Lapangan Tepian oleh PT Adaro
Indonesia sebagai lokasi tambang batubara.
Sementara itu, perwakilan Humas Pertamina EP Tanjung
Akhmad Ruspandi menyampaikan di Lapangan Tepian terdapat 20 sumur migas,
delapan diantaranya masih produksi dan sisanya merupakan sumur suspensi. (SAM)




