Moneter.id – Bank OCBC NISP membukukan laba bersih sebesar Rp2,9
triliun sepanjang 2019. Pencapaian ini meningkat 11% bila dibandingkan dengan
laba bersih tahun sebelumnya. Alhasil, aset perseroan turut meningkat pada 2019
sebesar 4% menjadi Rp181 triliun dari Rp174 triliun pada tahun 2018.
“Laba bersih tersebut ditopang oleh penyaluran kredit di
sepanjang 2019 yang Rp119 triliun. Selain itu, penghimpunan dana pihak ketiga
(DPK) yang tercatat sebesar Rp126 triliun, juga menjadi penopang laba bersih
2019,” kata Presiden Direktur Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja, Senin (3/2/2020).
Kata Parwati, penyaluran kredit di 2019 tersebut
diimbangi dengan kemampuan Bank dalam menjaga kualitas aset.
“Bank OCBC NISP telah menjaga rasio kredit bermasalah
atau Non-Performing Loan (NPL) di bawah rata-rata industri, yakni NPL-gross
sebesar 1,7% dan NPL-net sebesar 0,8%,” ucapnya.
Pada tahun 2019, Bank OCBC NISP telah menyalurkan
pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp33,5 triliun atau 23,8% dari keseluruhan
pembiayaan Bank.
Tegasnya, dengan didukung berbagai stimulus ekonomi yang
dihadirkan pemerintah, Bank OCBC NISP optimistis dapat terus berkembang dan
tumbuh dengan sehat dan berkelanjutan di tahun 2020.
“Kami akan terus mempertajam kebijakan penyaluran kredit
dengan menjaga aspek ekonomi, sosial dan lingkungan secara berkesinambungan
serta mengembangkan inovasi beyond banking yang dapat melayani dan memberikan
nilai tambah bagi nasabah, serta memberikan kontribusi pada perekonomian
Indonesia kedepannya,” tutupnya.




