Senin, Maret 2, 2026

Tahun Lalu, Neraca Pembayaran Indonesia Surplus USD2,6 Miliar

Must Read

Moneter.id – Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) secara
keseluruhan pada 2020 surplus 2,6 miliar dolar AS, melanjutkan capaian surplus
pada tahun 2019 sebesar 4,7 miliar dolar AS. Sehingga ketahanan sektor
eksternal tetap terjaga di tengah tekanan pandemi COVID-19.

“Perkembangan tersebut
didorong oleh penurunan defisit transaksi berjalan serta surplus transaksi
modal dan finansial,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank
Indonesia (BI) Erwin Haryono di Jakarta, Jumat (19/2/21).

Sementara itu, NPI pada
triwulan IV 2020 mengalami defisit rendah sebesar 0,2 miliar dolar AS, ditopang
oleh surplus transaksi berjalan yang berlanjut, di tengah transaksi modal dan
finansial yang defisit rendah.

Adapun posisi cadangan devisa
pada akhir Desember 2020 meningkat menjadi sebesar 135,9 miliar dolar AS atau
setara dengan pembiayaan 9,8 bulan impor dan utang luar negeri pemerintah,
serta berada di atas standar kecukupan internasional.

Surplus transaksi berjalan
berlanjut pada triwulan IV 2020, ditopang oleh surplus neraca barang yang
meningkat. Pada triwulan IV 2020 transaksi berjalan kembali surplus sebesar 0,8
miliar dolar AS atau 0,3 persen dari PDB, melanjutkan capaian surplus pada
triwulan sebelumnya sebesar 1,0 miliar dolar AS atau 0,4 persen dari PDB.

Erwin menjelaskan defisit
transaksi berjalan pada 2020 sebesar 4,7 miliar dolar AS atau 0,4 persen dari
PDB, jauh menurun dari defisit pada 2019 sebesar 30,3 miliar dolar AS atau 2,7
persen dari PDB.

Penurunan defisit tersebut
sejalan dengan kinerja ekspor yang terbatas akibat melemahnya permintaan dari
negara mitra dagang yang terdampak COVID-19, di tengah impor yang juga tertahan
akibat permintaan domestik yang belum kuat.

Sementara itu transaksi modal
dan finansial pada 2020 tetap surplus sebesar 7,9 miliar dolar AS sejalan
dengan optimisme investor terhadap pemulihan ekonomi domestik yang terjaga dan
ketidakpastian di pasar keuangan global yang mereda, terutama pada semester
II/2020.

“Dengan langkah stabilisasi
dan penguatan bauran kebijakan BI, dan koordinasi erat dengan pemerintah dan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), aliran masuk modal asing ke pasar keuangan
domestik tetap terjaga,” tutup Erwin.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Pemerintah Tegaskan Perjanjian Dagang AS Tidak Tambah Kuota Impor Energi

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan perjanjian perdagangan antara Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat tidak...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img